BARABAI, KALSELUPDATE.ID – Warga Dusun Lok Nyiur, Desa Pengambau Hilir Luar, Kecamatan Haruyan, akhirnya bisa menikmati akses jalan yang lebih layak setelah sekitar 20 tahun hidup dalam keterisolasian akibat keterbatasan infrastruktur.
Pembangunan jalan Lok Nyiur-Pudak yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) membawa perubahan besar bagi aktivitas masyarakat, terutama dalam mendukung mobilitas, pendidikan, dan distribusi hasil pertanian.
Ketua RT 2 Pengambau Hilir Luar, Sudiani, mengatakan selama bertahun-tahun warga harus melewati wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) untuk menjalankan aktivitas sehari-hari karena akses menuju wilayah HST sangat terbatas.
“Terimakasih Pak Bupati Samsul Rizal atas atensi pembangunan di Lok Nyiur. Dulu kami harus melewati kabupaten tetangga untuk aktivitas ekonomi, mengangkut hasil pertanian, bahkan saat anak-anak berangkat ke sekolah. Kini kami sangat dipermudah,” ujarnya, Jumat.
Menurut Sudiani, pembangunan jalan tersebut menjadi harapan yang telah lama dinantikan masyarakat karena selama sekitar dua dekade kawasan mereka belum tersentuh pembangunan infrastruktur secara memadai.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) HST, Syahidin, mengatakan pembangunan infrastruktur terus dilakukan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Pembangunan jalan dan jembatan bukan hanya membangun fisik, tetapi juga membuka akses, memperlancar distribusi hasil pertanian, mendukung kegiatan pendidikan, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Berdasarkan data Dinas PUPR HST, sepanjang 2025 pemerintah daerah telah merealisasikan pemeliharaan jalan sepanjang 2.177 meter, peningkatan struktur jalan 30.889 meter, rekonstruksi dan rehabilitasi jalan 54.953 meter, serta pembangunan jalan baru sepanjang 2.485 meter.
Selain itu, di sektor jembatan juga dilakukan rehabilitasi sepanjang 319,8 meter, pembangunan jembatan baru 155 meter, pemeliharaan jembatan 262,85 meter, serta peningkatan atau pelebaran jembatan sepanjang 42 meter.
Syahidin menegaskan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dengan terbukanya akses jalan Lok Nyiur-Pudak, warga kini dapat beraktivitas lebih mudah tanpa harus bergantung pada jalur melalui kabupaten tetangga seperti yang selama ini mereka lakukan.
