kalselupdate.id — Tim nasional Singapura harus mengakui ketangguhan Malaysia setelah menelan kekalahan telak 0-6 dalam laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, pada Kamis (1/10) tersebut menjadi momen kelam bagi skuad asuhan Gavin Lee yang gagal membendung dominasi lawan sepanjang laga.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dominasi Malaysia dalam pertandingan ini terlihat jelas sejak awal laga, dengan striker naturalisasi Bergson da Silva tampil sebagai bintang utama melalui catatan hattrick yang ia torehkan ke gawang The Lions. Pertahanan Singapura yang kerap kewalahan membuat gawang mereka diberondong enam gol tanpa mampu membalas satu pun, sekaligus memastikan langkah Singapura terhenti di kompetisi regional ini.

Usai pertandingan, pelatih Singapura Gavin Lee memberikan apresiasi sekaligus sorotan tajam terhadap performa lawan yang dinilainya sangat tidak biasa. Ia merasa heran melihat motivasi skuad Malaysia yang justru semakin meningkat dan tetap menekan dengan intensitas tinggi meski telah memimpin dengan selisih tiga gol di babak pertama.

“Mengingat konteks serta kondisinya, melihat tim yang begitu termotivasi untuk mencetak lebih banyak gol setelah unggul 3-0 adalah sesuatu yang tidak biasa,” ujar pelatih Singapura, Gavin Lee.

Gavin Lee menambahkan bahwa kekalahan ini memberikan pelajaran berharga bagi timnya mengenai realitas persaingan di level internasional. Meskipun mengakui bahwa skor akhir 0-6 tidak sepenuhnya mencerminkan jalannya pertandingan secara adil, ia tetap bertanggung jawab penuh atas kegagalan timnya untuk tampil maksimal dalam laga krusial tersebut.

Pelatih berusia 36 tahun itu secara jujur menyatakan bahwa Singapura memang tidak tampil dengan performa terbaik yang diharapkan. Menurutnya, kegagalan tim untuk lolos ke fase berikutnya adalah murni kesalahan internal yang harus segera diperbaiki melalui evaluasi mendalam terhadap tingkat kompetisi yang ingin dicapai oleh tim di masa depan.

Kekalahan ini membuat Singapura harus segera melakukan perombakan strategis untuk memperbaiki kualitas permainan mereka. Gavin Lee menegaskan bahwa timnya akan terus berupaya melangkah maju dan menjadikan hasil minor ini sebagai momentum untuk merenungkan kembali kapasitas serta kelemahan yang masih menghambat langkah Singapura di kancah sepak bola ASEAN.