kalselupdate.id — Dua pemain pilar Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Joey Pelupessy, segera bertolak kembali ke Eropa untuk bergabung dengan klub masing-masing. Keputusan tersebut diambil sesaat setelah mereka sukses membawa skuad Merah Putih meraih gelar juara pada turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Jakarta, Senin (5/10) malam.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Berbeda dengan rekan-rekan setimnya yang kembali ke penginapan menggunakan bus resmi tim, kedua pemain diaspora tersebut terlihat meninggalkan Stadion Utama Gelora Bung Karno dengan kendaraan terpisah. Langkah ini dilakukan agar mereka dapat segera mengejar jadwal penerbangan internasional demi memenuhi kewajiban profesional di kompetisi domestik Eropa.

Kevin Diks dijadwalkan kembali ke Jerman untuk bergabung dengan Borussia Monchengladbach. Sementara itu, Joey Pelupessy akan segera menuju Belgia guna mempersiapkan diri bersama klubnya, Lommel SK. Keduanya dituntut untuk segera beradaptasi kembali dengan ritme kompetisi klub yang akan kembali bergulir pada akhir pekan ini.

Borussia Monchengladbach sendiri telah dinanti laga berat melawan Kohln pada Minggu (11/10). Di sisi lain, Lommel SK dijadwalkan menghadapi SK Beveren pada Sabtu (10/11). Kehadiran kedua pemain ini sangat krusial bagi klub masing-masing mengingat jadwal pertandingan yang sangat ketat setelah jeda internasional.

Peran Diks dan Pelupessy dalam keberhasilan Indonesia meraih trofi FIFA ASEAN Cup tidak bisa dipandang sebelah mata. Keduanya bermain penuh selama 120 menit dalam partai final yang menegangkan melawan Thailand. Pertandingan tersebut berakhir imbang 2-2, sehingga pemenang harus ditentukan melalui babak adu penalti.

Kevin Diks, yang memegang ban kapten, tampil sebagai eksekutor pertama dan berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tembakan terukur Diks ke gawang Thailand menjadi pemantik semangat bagi rekan-rekannya yang lain untuk tetap tenang dalam tekanan. Hasilnya, seluruh eksekutor Indonesia sukses mengonversi penalti menjadi gol.

Kemenangan bersejarah tersebut akhirnya dipastikan melalui aksi heroik kiper Emil Audero. Penjaga gawang yang merumput di Rayo Vallecano itu sukses menepis sepakan penalti pemain Thailand, Nattapong Sayriya. Keberhasilan tersebut membawa Indonesia menang 4-2 dalam drama adu penalti dan memastikan gelar juara di hadapan publik sendiri.

Kepergian cepat kedua pemain ini ke Eropa menjadi cerminan profesionalisme tinggi yang mereka tunjukkan sebagai pemain level atas. Meski baru saja merayakan euforia kemenangan, mereka harus langsung mengalihkan fokus untuk kepentingan klub yang saat ini sedang berjuang di liga masing-masing. Dedikasi ini diharapkan dapat menjaga performa mereka tetap stabil di level internasional maupun domestik ke depannya.