Gaji Tak Kunjung Cair, Pekerja Proyek Sekolah Rakyat di Banjarbaru Lakukan Aksi Mogok Kerja

Mei 25, 2026 at 12:22 PM GMT+8

BANJARBARU, Kalselupdate.id – Puluhan pekerja proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Jalan Guntung Harapan, Kelurahan Guntung Manggis, Banjarbaru, melakukan aksi mogok kerja akibat keterlambatan pembayaran gaji oleh pihak kontraktor.

Aksi yang berlangsung sejak Sabtu (23/5/2026) itu memicu ketegangan di area proyek. Para pekerja mengaku belum menerima upah selama sekitar satu bulan, padahal mereka disebut terus bekerja siang dan malam demi mengejar target penyelesaian pembangunan.

Salah satu mandor dari PT Ajisaka selaku subkontraktor, Hari, mengatakan hingga kini belum ada negosiasi resmi dengan PT SBS sebagai kontraktor utama terkait keterlambatan pembayaran tersebut.

“Alasannya dari pihak kontraktor belum ada pencairan,” ujar Hari saat ditemui di lokasi proyek.

Keluhan serupa juga disampaikan Kasiani, mandor lainnya yang membawahi sekitar 35 pekerja. Menurutnya, sebagian pekerja memilih berhenti sementara, sedangkan lainnya tetap bertahan dengan melakukan aksi mogok kerja.

“Kami terus didesak pekerja untuk memenuhi hak mereka, terlebih ini sudah mendekati Idul Adha,” katanya.

Situasi di lokasi proyek sempat memanas akibat kekecewaan para pekerja yang belum mendapatkan kepastian pembayaran upah. Kondisi itu juga dikhawatirkan berdampak terhadap progres pembangunan fasilitas publik tersebut.

Di sisi lain, Komisaris PT SBS Willy Subagyo membantah tudingan keterlambatan pembayaran. Ia mengklaim pihaknya telah memenuhi kewajiban pembayaran kepada PT Ajisaka.

Bahkan, menurut Willy, terdapat kelebihan pembayaran mencapai sekitar Rp2 miliar untuk pengerjaan proyek di dua lokasi, yakni Lampung dan Banjarbaru.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Dinas Sosial maupun instansi terkait di Pemerintah Kota Banjarbaru mengenai polemik yang terjadi dalam proyek pembangunan Sekolah Rakyat tersebut.

Para pekerja berharap ada mediasi secepatnya agar hak mereka dapat dipenuhi sebelum Hari Raya Idul Adha, mengingat beban pekerjaan yang telah mereka jalankan selama proses pembangunan berlangsung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *