Bahlil Sebut Pemerintah Mulai Uji Coba CNG untuk Gantikan LPG 3 Kg

Reporter: Hendra Setiawan
Mei 7, 2026 at 10:51 AM GMT+8

JAKARTA, Kalselupdate.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah serius melakukan uji coba penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif pengganti LPG 3 kilogram.

Langkah ini diambil guna menekan angka impor LPG nasional yang kini telah menyentuh angka 7 juta ton per tahun.

Menurut Bahlil, konversi ke CNG merupakan strategi krusial untuk menciptakan efisiensi anggaran negara.

Saat ini, pemerintah harus menggelontorkan subsidi LPG sebesar Rp80 triliun hingga Rp87 triliun per tahun, yang berpotensi membengkak jika harga minyak dunia terus bergejolak akibat konflik global.

“Tidak ada cara lain dalam rangka membangun efisiensi adalah kita mencari akal agar bahan baku yang ada di negara kita itu bisa dikonversi untuk mengganti LPG,” ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (6/5).

Bahlil menjelaskan bahwa penggunaan CNG sebenarnya bukan hal baru di Indonesia. Namun, selama ini pemanfaatannya masih terbatas pada sektor komersial seperti hotel dan restoran dengan kapasitas tabung besar seberat 20 kg.

Tantangan utama saat ini adalah mengadaptasi teknologi tersebut ke dalam kemasan yang lebih praktis untuk masyarakat kecil.

“Sudah dipakai di hotel dan restoran, hasilnya bagus dan lebih efisien. Tapi rakyat tidak mungkin kita suruh bawa yang 20 kg. Nah, untuk mendapatkan teknologi yang 3 kg-nya, ini yang lagi kita tes,” jelasnya.

Proses uji coba terhadap ketahanan dan keamanan tabung CNG 3 kg ini diklaim sudah berjalan sejak setahun terakhir.

Bahlil optimistis jika uji coba ini berhasil, Indonesia tidak lagi bergantung pada pasokan gas luar negeri karena bahan baku CNG melimpah di dalam negeri.

Masyarakat diminta bersabar menunggu hasil final dari pengujian teknis tersebut. Bahlil menegaskan bahwa aspek keamanan tetap menjadi prioritas utama sebelum teknologi ini dilempar ke pasar secara luas.

“Kapan ini selesai, nanti tunggu uji coba dari tabung 3 kg-nya. Jika lancar, ini akan sangat menguntungkan bagi negara,” pungkas Bahlil.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *