kalselupdate.id — Petugas pengamanan KAI Commuter mengamankan dua orang pria yang diduga melakukan tindakan asusila di dalam bilik toilet Stasiun Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, pada Sabtu (3/10/2026) siang. Peristiwa dugaan mesum yang terjadi sekitar pukul 14.45 WIB tersebut sempat terekam kamera hingga videonya menjadi viral di berbagai platform media sosial.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan sangat menyayangkan tindakan tidak terpuji yang dilakukan di area fasilitas umum. Kejadian ini pertama kali terendus berkat kejelian seorang petugas kebersihan stasiun yang sedang bertugas di toilet sisi timur Stasiun Manggarai.

Saat sedang membersihkan area toilet, petugas kebersihan tersebut merasa curiga setelah melihat dua orang laki-laki masuk bersamaan ke dalam satu bilik toilet yang sama. Karena mencurigai adanya aktivitas yang melanggar norma, petugas kebersihan langsung melaporkan temuan tersebut kepada petugas pengamanan stasiun yang bersiaga di sekitar lokasi.

“Curiga dengan hal tersebut, petugas kebersihan segera melaporkan dugaan tindakan asusila kepada petugas pengamanan stasiun untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan.

Menindaklanjuti laporan darurat tersebut, petugas keamanan stasiun segera mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan langsung ke bilik toilet yang dicurigai. Petugas akhirnya berhasil mengamankan kedua pria tersebut dari dalam toilet, meskipun proses pengamanan sempat diwarnai ketegangan karena salah satu terduga pelaku mencoba melawan dan melarikan diri dari sergapan petugas.

Upaya melarikan diri pelaku tersebut tidak berlangsung lama karena kesigapan personel keamanan lainnya yang bersiaga di area peron dan selasar stasiun. Pelaku yang mencoba kabur di tengah keramaian pengguna jasa kereta komuter tersebut akhirnya berhasil diringkus kembali oleh petugas pengamanan dan dibawa ke pos keamanan stasiun untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak KAI Commuter menegaskan tidak akan menoleransi segala bentuk tindakan yang melanggar hukum maupun norma kesopanan di seluruh area stasiun dan di dalam kereta. Langkah tegas akan diambil terhadap siapa saja yang terbukti melakukan pelanggaran demi menjaga kenyamanan dan ketertiban seluruh pengguna jasa transportasi massal tersebut.

“KAI Commuter akan menindak tegas siapa pun pengguna jika melanggar norma dan undang-undang yang berlaku,” tegas Leza Arlan.

Sebagai langkah antisipasi ke depan, pihak pengelola stasiun mengimbau seluruh masyarakat pengguna kereta rel listrik (KRL) untuk selalu menjaga etika dan mematuhi norma-norma sosial yang berlaku. Pengguna juga diminta untuk tidak ragu melaporkan kepada petugas di lapangan atau melalui pusat bantuan jika melihat aktivitas mencurigakan atau tindakan yang mengganggu kenyamanan bersama di lingkungan stasiun.