kalselupdate.id — Sebuah pesawat milik Angkatan Udara Nigeria dilaporkan jatuh di negara bagian Ondo, wilayah barat daya Nigeria, pada Senin (5/10/2026). Kecelakaan tragis ini merenggut nyawa seluruh orang yang berada di dalam pesawat, yang terdiri dari 25 penumpang dan tujuh orang anggota awak pesawat. Pesawat tersebut diketahui sedang menjalankan misi rutin dengan rute penerbangan dari Benin City menuju Lagos sebelum akhirnya mengalami musibah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Insiden nahas ini terjadi di kawasan Igbokoda, Ondo, tidak lama setelah pukul 09.00 waktu setempat. Pesawat yang mengalami kecelakaan tersebut teridentifikasi sebagai jenis ATR-42, sebuah pesawat turboprop bermesin ganda yang lazim digunakan untuk mengangkut penumpang dalam jumlah terbatas. Menteri Penerbangan Nigeria, Festus Keyamo, mengonfirmasi bahwa lokasi jatuhnya pesawat berada di sekitar pangkalan angkatan laut, yang memicu respons cepat dari tim penyelamat di lokasi kejadian.

Presiden Nigeria, Bola Tinubu, secara resmi menyampaikan belasungkawa mendalam atas peristiwa yang menimpa para korban dan keluarga yang ditinggalkan. Pemerintah menyatakan bahwa insiden ini merupakan duka mendalam bagi seluruh angkatan bersenjata serta bangsa Nigeria secara keseluruhan. Hingga saat ini, pihak berwenang belum merilis identitas lengkap dari para korban yang tewas dalam musibah tersebut.

“Presiden menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga 25 penumpang dan tujuh anggota awak yang terlibat, ini merupakan momen yang menyakitkan bagi angkatan bersenjata kita dan seluruh bangsa,” ujar pernyataan resmi dari kantor Presiden Bola Tinubu.

Sebagai respons atas kecelakaan tersebut, Presiden Tinubu telah memberikan instruksi tegas kepada pihak Angkatan Udara Nigeria untuk segera memulai penyelidikan komprehensif. Investigasi ini bertujuan untuk mengungkap penyebab pasti jatuhnya pesawat agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Tim penyelamat terus melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian yang terletak di dekat sungai, sementara pihak terkait terus memantau perkembangan situasi di lapangan.

Berdasarkan keterangan produsennya, pesawat jenis ATR-42 memiliki kapasitas angkut penumpang yang berkisar antara 30 hingga 50 orang. Kondisi di lapangan saat ini dipenuhi oleh warga setempat yang berkumpul di sekitar lokasi jatuhnya pesawat. Video yang beredar di media sosial menunjukkan aktivitas tim penyelamat yang menggunakan perahu untuk menyisir area sungai guna mencari jejak pesawat dan korban lebih lanjut. Pemerintah Nigeria berkomitmen untuk transparan mengenai hasil penyelidikan teknis yang sedang dilakukan oleh tim ahli di lokasi jatuhnya pesawat tersebut.