kalselupdate.id — Seorang sopir taksi listrik berinisial MUK menjadi korban penyerangan oleh seorang wanita berinisial MS (26) di kawasan Pademangan, Jakarta Utara. Peristiwa penusukan yang terjadi secara tiba-tiba tersebut berlangsung saat korban sedang beristirahat di dalam kendaraannya di depan Golf Kemayoran.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Aparat Kepolisian Sektor Pademangan langsung bergerak cepat mengamankan pelaku setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan polisi, insiden penusukan yang menimpa sopir taksi listrik itu terjadi pada Selasa sore, 6 Oktober 2026.

Kapolsek Pademangan AKP Daniel Dirgala mengonfirmasi bahwa saat kejadian, korban memang sedang memarkirkan kendaraannya untuk melepas lelah. Tanpa diduga, pelaku wanita tersebut mendekati armada taksi korban dan langsung mencoba masuk ke dalam mobil secara paksa.

“Korban sedang istirahat sedang parkir kendaraannya, kemudian pelaku maksa membuka pintu mobil. Tiba-tiba korban diserang menggunakan sebilah pisau,” kata Kapolsek Pademangan AKP Daniel Dirgala.

Penyerangan yang mendadak menggunakan senjata tajam jenis pisau tersebut membuat korban tidak sempat menyelamatkan diri sepenuhnya hingga mengalami luka tusuk. Setelah melakukan aksi nekatnya, pelaku MS langsung diamankan oleh pihak berwajib, sementara korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Hingga kini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap motif di balik aksi penyerangan brutal tersebut. Polisi juga memastikan bahwa pelaku MS melakukan tindakan berbahaya ini seorang diri tanpa bantuan orang lain di lokasi kejadian.

Selain itu, hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa pelaku bukanlah penumpang dari taksi listrik yang dikendarai oleh korban MUK. Fakta ini membuat polisi harus bekerja lebih ekstra untuk menggali keterangan dari saksi-saksi di sekitar tempat kejadian perkara serta dari korban sendiri setelah kondisinya membaik.

“Untuk pelaku sudah kami amankan, dan korban saat ini masih dalam perawatan di RS. Motif saat ini masih kami dalami karena memang keperluan keterangan terhadap saksi-saksi dan korban juga masih dalam perawatan,” imbuh Daniel.

Kasus penyerangan terhadap pengemudi transportasi umum saat sedang beristirahat ini kini menjadi perhatian serius aparat keamanan di wilayah Jakarta Utara. Polisi mengimbau para pengendara, khususnya sopir angkutan umum dan taksi, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan saat memarkirkan kendaraan di area publik demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.