kalselupdate.id — Seorang pria berinisial HD (49) ditemukan tewas mengenaskan dengan sejumlah luka tusukan di Dusun Sei Rebut II, Desa Tanjung Mangedar, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara. Peristiwa yang menggemparkan warga setempat ini diduga kuat merupakan aksi pembunuhan berencana yang dilakukan oleh pasangan sesama jenis korban.
Kepolisian Resor Labuhanbatu segera melakukan penyelidikan intensif setelah menerima laporan penemuan jenazah tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan, pihak kepolisian berhasil mengidentifikasi dua orang terduga pelaku yang berinisial YA (22) dan EP (16). Keduanya diduga memiliki hubungan spesial dengan korban sebelum insiden berdarah tersebut terjadi.
“Ada dugaan hubungan spesial sejenis antara korban dan pelaku, di mana pelaku merasa sakit hati atau jengkel terhadap korban,” ujar Kasi Humas Polres Labuhanbatu AKP Aswin Irwan.
Menurut keterangan pihak kepolisian, motif pembunuhan ini bermula dari adanya perselisihan di antara mereka. Korban dikabarkan sempat mengajak salah satu pelaku untuk melakukan hubungan seksual sesama jenis dengan imbalan uang sebesar Rp 300 ribu. Namun, ajakan tersebut mendapatkan penolakan dari pelaku yang kemudian memicu rasa sakit hati mendalam hingga berujung pada perencanaan tindakan kekerasan.
Pengejaran terhadap para terduga pelaku membuahkan hasil pada Selasa (29/9) lalu. Tim kepolisian berhasil mengamankan YA di kawasan Tangkahan Indra, Tanjung Leidong, saat yang bersangkutan diduga tengah berupaya melarikan diri ke luar daerah. Sementara itu, pelaku lainnya yakni EP berhasil diamankan dengan bantuan warga di wilayah Sei Rebut, Kecamatan Kualuh Hilir.
Hingga saat ini, kedua terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Labuhanbatu untuk mendalami keterlibatan masing-masing dalam kasus tersebut. Pihak penyidik juga terus mengumpulkan bukti-bukti tambahan di lokasi kejadian untuk melengkapi berkas perkara. Aksi pembunuhan yang didasari atas rasa sakit hati ini kini ditangani sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.
Kondisi keamanan di Desa Tanjung Mangedar sendiri dilaporkan sudah kondusif pasca penangkapan para pelaku. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwajib agar keadilan bagi keluarga korban dapat ditegakkan secara transparan dan tuntas.


