BRI Regional 14 Banjarmasin Perkuat UMKM, KUR Tembus Rp4,01 Triliun

BANJARMASIN, Kalselupdate.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Regional Office 14 Banjarmasin terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kalimantan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Hingga April 2026, BRI Regional Office 14 Banjarmasin mencatat realisasi penyaluran KUR mencapai Rp4,01 triliun di wilayah Kalimantan.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperluas akses pembiayaan produktif sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah yang berbasis sektor usaha rakyat.
Regional Micro Banking Head BRI Banjarmasin, Arully Irsan mengatakan penyaluran pembiayaan masih didominasi sektor pertanian dan perdagangan yang selama ini menjadi tulang punggung aktivitas ekonomi masyarakat Kalimantan.
Menurutnya, kemudahan akses pembiayaan menjadi faktor penting bagi pelaku usaha lokal untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan daya saing.
“Melalui akses pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau, pelaku UMKM memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan kapasitas usahanya, memperluas lapangan kerja, serta memperkuat daya saing ekonomi daerah,” ujarnya.
Penyaluran KUR tersebut juga disebut sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam memperkuat ekonomi domestik melalui pemberdayaan masyarakat serta pemerataan kesejahteraan antarwilayah.
Meski terus memperluas pembiayaan, BRI menegaskan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam proses penyaluran kredit guna menjaga kualitas pembiayaan dan rasio kredit bermasalah.
Tak hanya menyediakan akses modal, BRI juga memperkuat pemberdayaan pelaku usaha melalui berbagai program pendampingan dan pengembangan kapasitas bisnis.
“Selain memperluas akses pembiayaan, BRI juga mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui berbagai program pemberdayaan agar UMKM tidak hanya memperoleh modal, tetapi juga mampu tumbuh secara sehat dan berkelanjutan,” tambah Arully.
Hingga April 2026, sejumlah program pendampingan usaha juga terus dijalankan BRI Regional Office 14 Banjarmasin.
Program Desa BRILiaN tercatat telah menjangkau 268 desa di berbagai wilayah Kalimantan guna mengembangkan potensi ekonomi desa.
Kemudian melalui program Klasterku Hidupku, BRI melakukan pembinaan terhadap 1.551 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha.
Sementara Rumah BUMN Banjar dan Sambas telah mendampingi 5.634 pelaku UMKM melalui 169 modul pelatihan yang berfokus pada penguatan bisnis dan pengelolaan keuangan.
Transformasi digital juga terus diperkuat melalui platform LinkUMKM yang hingga April 2026 telah dimanfaatkan 82.007 pelaku usaha lokal.
Platform tersebut membantu pelaku UMKM mengakses pelatihan, literasi keuangan hingga perluasan pasar digital.
Selain itu, penggunaan aplikasi BRImo juga mulai meningkat di kalangan debitur KUR sebagai bagian dari dorongan transaksi non tunai dan pengelolaan keuangan usaha yang lebih tertata.
Ke depan, BRI Regional Office 14 Banjarmasin memastikan penyaluran pembiayaan akan tetap difokuskan pada sektor-sektor produktif guna memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan





