Polri dan Pemda Kalsel Dorong Ketahanan Pangan Lewat Panen Raya

Mei 19, 2026 at 8:45 AM GMT+8

TANAH LAUT, Kalselupdate.id – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar panen raya serentak yang terhubung di seluruh wilayah Indonesia sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional.

Kegiatan yang dipusatkan secara nasional di Tuban, Jawa Timur, itu dipimpin langsung Presiden RI bersama Kapolri, sementara untuk wilayah Kalimantan Selatan dipusatkan di Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (16/5/2026).

Selain panen raya, kegiatan juga dirangkai dengan groundbreaking gudang pangan Polri serta peresmian operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Di lokasi panen di Tanah Laut, lahan jagung yang dipanen mencapai sekitar lima hektare.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Golkar Pangarso Rahardjo Winarsadi menyebut produktivitas jagung di wilayah Tanah Laut saat ini rata-rata mencapai empat ton per hektare.

Meski demikian, pihaknya optimistis hasil produksi tersebut masih bisa terus ditingkatkan melalui pengembangan lahan dan riset pertanian.

“Kita masih terus melakukan perluasan lahan untuk meningkatkan produksi. Tidak hanya memperluas area, tetapi juga melakukan riset terkait bibit dan pupuk terbaik agar hasil produksi lebih maksimal,” ujar Golkar.

Menurutnya, Tanah Laut ke depan dipersiapkan menjadi salah satu sentra produksi jagung di Kalimantan Selatan.

Pihak kepolisian juga menanggapi kekhawatiran petani terkait potensi turunnya harga saat masa panen melimpah.

Untuk menjaga stabilitas harga, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan disebut telah menetapkan tabel rafraksi melalui keputusan gubernur sebagai acuan harga pembelian jagung.

Jagung pipil basah dengan kadar air 28 hingga 35 persen ditetapkan sekitar Rp4.000 per kilogram, sedangkan jagung dengan kadar air lebih rendah sekitar 18 hingga 20 persen dihargai Rp5.500 per kilogram.

Kebijakan tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian harga sekaligus melindungi kesejahteraan petani jagung di daerah.

Kegiatan panen raya turut dihadiri jajaran Forkopimda, pejabat Polda Kalsel, pemerintah daerah, Bulog, perguruan tinggi, kelompok tani, hingga perusahaan sektor pangan dan pertanian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *