kalselupdate.id — Pebalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, berhasil merebut podium tertinggi pada balapan MotoGP Indonesia yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Minggu (11/10/2026). Kemenangan impresif tersebut diraih setelah Bezzecchi sukses mengatasi perlawanan ketat dari Raul Fernandez yang harus puas finis di posisi kedua, sementara Jorge Martin melengkapi podium di tempat ketiga.
Selepas lampu merah padam, Raul Fernandez yang mengawali balapan dari posisi terdepan langsung melakukan start dengan sangat baik untuk mempertahankan kepemimpinannya. Kendati demikian, Bezzecchi yang memulai balapan dari barisan depan langsung melakukan tekanan tajam melalui sisi dalam tikungan pertama guna menempel ketat sang pemegang pole position.
Raul Fernandez sukses mempertahankan posisi terdepan pada giliran pertama, disusul oleh Bezzecchi di urutan kedua dan Marc Marquez di posisi ketiga. Sementara itu, posisi keempat ditempati oleh Fabio Di Giannantonio, disusul oleh pemenang seri MotoGP Indonesia tahun sebelumnya, Fermin Aldeguer, di posisi kelima.
Ketika Raul berupaya melepaskan diri dari kejaran Bezzecchi di barisan paling depan, persaingan sengit untuk perebutan posisi keempat terjadi di antara Aldeguer, Jorge Martin, dan Di Giannantonio. Nasib sial menghampiri Aldeguer ketika dirinya mengalami kecelakaan dan terjatuh di tikungan keenam, padahal pebalap muda tersebut berpotensi besar merangsek ke barisan depan.
Raul yang tampil sangat agresif kemudian mencatatkan putaran waktu tercepat dan menciptakan jarak sekitar satu detik dari Bezzecchi di posisi kedua. Di belakang mereka, Jorge Martin menunjukkan aksinya dengan merebut posisi ketiga dari Marc Marquez melalui manuver bersih di tikungan kesepuluh.
Keberhasilan Martin melesat ke posisi ketiga membuat tiga pebalap yang menunggangi motor Aprilia menguasai barisan terdepan balapan di Mandalika. Sementara itu, Marc Marquez yang tergeser ke urutan keempat mulai mendapatkan tekanan hebat dari pebalap muda Pedro Acosta yang berada di posisi kelima.
Pedro Acosta yang memacu motornya dengan kecepatan tinggi berhasil mencatatkan waktu putaran tercepat saat mengejar Marquez. Usaha pantang menyerah Acosta membuahkan hasil manis ketika dirinya sukses menyalip Marquez di tikungan kesepuluh untuk merebut posisi keempat.
Memasuki pertengahan balapan, Raul masih memimpin di posisi terdepan, diikuti Bezzecchi di urutan kedua, Martin ketiga, Acosta keempat, dan Marquez di posisi kelima. Di belakang kelompok terdepan, Di Giannantonio yang berada di posisi keenam terus mengawasi persaingan, sementara Alex Marquez di posisi ketujuh mendapat tekanan ketat dari Ai Ogura.
Bezzecchi mulai memangkas jarak dari Raul hingga tersisa 0,4 detik saja dengan menembus catatan waktu 1 menit 29,991 detik. Raul yang sebenarnya tampil menahan rasa sakit akibat cedera pada jari telunjuk tangan kanannya tetap menunjukkan kegigihan luar biasa untuk menahan gempuran Bezzecchi.
Performa kecepatan Bezzecchi dan Raul terbukti berada di tingkat yang sangat tinggi di atas lintasan Mandalika. Jarak antara Bezzecchi di posisi kedua dengan Jorge Martin yang berada di posisi ketiga bahkan membentang cukup jauh hingga menembus angka lebih dari tiga detik.
Di barisan tengah, pertarungan antara Marquez dan Acosta kembali memanas ketika Marquez sempat mengambil alih posisi keempat. Acosta disinyalir mengalami masalah terkait tekanan udara pada ban motornya, namun pebalap muda itu kembali merespons dengan menyalip ulang Marquez sebelum akhirnya menyerahkan kembali posisi tersebut akibat kendala teknis.
Sementara itu, pergerakan impresif ditunjukkan oleh Ai Ogura yang berhasil melewati Alex Marquez untuk merebut posisi ketujuh. Tak berhenti di situ, Ogura juga sukses menyalip Di Giannantonio untuk naik ke posisi keenam, memperlihatkan potensi besar jajaran pebalap Aprilia pada balapan seri kali ini.
Momen krusial yang menentukan pimpinan balapan terjadi pada putaran ke-19. Setelah melakukan tekanan bertubi-tubi, Bezzecchi akhirnya sukses melancarkan manuver untuk menyalip Raul yang sedikit melebar di tikungan, sekaligus mengambil alih posisi terdepan hingga garis finis.
Usai merebut posisi pimpinan balapan, Bezzecchi langsung melesat kencang dan mempertajam rekor waktu putaran menjadi 1 menit 29,960 detik. Raul yang tergeser ke posisi kedua tetap fokus menjaga jarak aman dari Jorge Martin di posisi ketiga untuk mengamankan podium ganda bagi timnya.
Pada lima putaran terakhir, persaingan sengit terjadi pada perebutan posisi keempat antara Pedro Acosta, Marc Marquez, dan Ai Ogura. Ogura yang tampil sangat agresif berhasil melewati Marquez dan kemudian melancarkan manuver gemilang di tikungan terakhir pada lap ke-25 untuk menyalip Acosta dan mengunci posisi keempat.
Bezzecchi akhirnya menyentuh garis finis pertama dengan catatan waktu 40 menit 46,580 detik, unggul 4,260 detik dari Raul Fernandez di posisi kedua dan 6,890 detik dari Jorge Martin di posisi ketiga. Hasil ini mengukuhkan dominasi mutlak pabrikan Aprilia yang sukses menyapu bersih posisi satu hingga empat melalui Bezzecchi, Raul, Martin, dan Ogura.
Marc Marquez yang finis di urutan keenam berjarak 10,778 detik dari Bezzecchi akhirnya berhasil menyelesaikan balapan di Mandalika. Alex Marquez menyusul di posisi ketujuh, diikuti Fabio Di Giannantonio, Fabio Quartararo, dan Enea Bastianini di posisi sepuluh besar. Sejumlah pebalap top harus mengakhiri balapan lebih awal dengan status gagal finis, di antaranya Francesco Bagnaia, Toprak Razgatlioglu, Jack Miller, serta Fermin Aldeguer.


