kalselupdate.id — Kota Padang kembali dilanda bencana banjir pada Sabtu (10/10) setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari. Cuaca ekstrem yang berlangsung selama beberapa jam memicu meluapnya aliran sungai, sehingga air dengan cepat menggenangi kawasan permukiman penduduk di berbagai titik.
Data awal menunjukkan bahwa dampak banjir paling parah terjadi di Kecamatan Kuranji dan Kecamatan Nanggalo. Di kedua wilayah ini, ketinggian air yang cukup signifikan membuat mobilitas warga terhambat dan memaksa sebagian penduduk untuk segera mencari tempat yang lebih tinggi agar tetap aman dari rendaman banjir.
Situasi di lapangan dilaporkan cukup mendesak karena arus air yang mengalir di jalan-jalan pemukiman terpantau sangat deras. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah warga dilaporkan terjebak di dalam rumah mereka sendiri karena akses keluar tertutup genangan air yang meluap dari saluran irigasi maupun sungai di sekitar lokasi.
Hingga saat ini, proses evakuasi terus diupayakan oleh pihak berwenang guna membantu warga yang masih terjebak di tengah kepungan banjir. Selain merendam rumah warga, banjir juga menyebabkan lumpuhnya aktivitas rutin masyarakat di wilayah terdampak akibat tingginya debit air yang masuk ke permukiman.
Pemerintah setempat bersama unsur terkait terus memantau perkembangan cuaca guna mengantisipasi potensi kenaikan debit air susulan. Warga yang berada di kawasan rawan banjir diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan situasi dan segera melakukan evakuasi mandiri apabila kondisi air menunjukkan tanda-tanda peningkatan yang membahayakan keselamatan jiwa.


