kalselupdate.id — Mantan kiper legendaris tim nasional Belanda, Edwin van der Sar, secara langsung menghubungi penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, guna menyampaikan apresiasi serta ucapan selamat atas keberhasilan skuad Garuda menjuarai turnamen FIFA ASEAN Cup 2026. Komunikasi tersebut dilakukan sesaat setelah tim nasional Indonesia menuntaskan perjuangan bersejarah di kompetisi antarnegara Asia Tenggara tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 berhasil dikunci oleh Timnas Indonesia seusai menumbangkan perlawanan sengit Thailand lewat drama babak adu penalti pada 5 Oktober lalu. Prestasi manis ini menuai sorotan luas dari komunitas sepak bola internasional, termasuk dari Van der Sar yang mengaku sangat gembira melihat lonjakan performa sepak bola di Tanah Air.

“Ya, kemarin saya berbicara dengan Maarten Paes melalui telepon. Saya senang karena bisa berkontribusi terhadap perkembangan sepak bola di Indonesia,” tutur Edwin van der Sar.

Selain memberikan ucapan selamat secara personal kepada Paes, mantan pemain Manchester United itu turut mengapresiasi dukungan luar biasa para pendukung tim Merah Putih. Ia menilai ada kemiripan mendalam antara pencinta sepak bola di Indonesia dan Belanda, khususnya dalam hal penghormatan terhadap tradisi dan warisan budaya sepak bola yang begitu mengakar.

Van der Sar menyampaikan bahwa keberhasilan mengalahkan Thailand di partai puncak merupakan momentum penting bagi kemajuan tim nasional Indonesia. Menurut sosok yang pernah menduduki kursi Chief Executive Officer (CEO) Ajax Amsterdam periode 2016 hingga 2023 tersebut, kemenangan ini patut dirayakan oleh seluruh masyarakat penggemar sepak bola di Indonesia.

Di samping membahas raihan gelar juara bersama tim nasional, figur berusia 53 tahun itu turut mengomentari perjalanan karier Maarten Paes di kompetisi elite Eropa bersama Ajax Amsterdam. Musim ini, Paes menghadapi tantangan profesional yang tidak mudah karena lebih sering menempati bangku cadangan tim utama raksasa Liga Belanda tersebut.

Paes harus bersaing ketat memperebutkan posisi penjaga gawang nomor satu Ajax dengan kiper berpengalaman asal Jerman, Marc-Andre ter Stegen. Kendati persaingan internal di klub sangat sengit, Van der Sar tetap memandang positif pencapaian Paes yang berhasil menembus dan bertahan di skuad utama klub elite Eropa seperti Ajax.

“Ter Stegen penjaga gawang yang sangat bagus, jadi situasinya cukup sulit bagi Maarten. Namun, bagus bahwa sekarang dia bermain di Ajax,” ungkap Van der Sar.

Keberadaan Van der Sar di Jakarta saat ini berkaitan dengan keikutsertaannya dalam laga ekshibisi yang mempertemukan Manchester United Legend kontra Arsenal Legend di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu malam. Laga tersebut menjadi ajang temu rindu bagi para suporter sepak bola era klasik di Indonesia.

Kunjungan ke Jakarta kali ini kian menambah panjang rekam jejak kedatangan pria jangkung tersebut ke Indonesia. Sebelumnya, ia sempat berkunjung ke Bandung bersama rombongan Ajax Amsterdam dalam laga persahabatan menghadapi Persib Bandung pada 2014 silam, serta menyambangi Indonesia dalam rangkaian kegiatan momentum Piala Dunia 2026 beberapa bulan lalu.

Mantan penjaga gawang kenamaan itu pun menegaskan kekagumannya terhadap atmosfer Indonesia yang selalu memberikan kehangatan setiap kali ia tiba. Selain memenuhi agenda sepak bola, ia mengaku kerap menikmati masa liburan di Bali dan selalu menganggap Indonesia sebagai destinasi istimewa dengan antusiasme olahraga yang luar biasa.