kalselupdate.id — Pertandingan BRI Super League antara Persita Tangerang dan Persija Jakarta yang berlangsung di Banten International Stadium, Kota Serang, pada Sabtu (17/10/2026) malam, sempat diwarnai aksi kericuhan antar kelompok suporter. Insiden tersebut terjadi tepat pada saat jeda babak pertama, yang memaksa jalannya laga sempat terhenti sejenak akibat situasi di tribun yang tidak kondusif.
Berdasarkan rekaman video yang beredar di media sosial, terlihat ketegangan memuncak saat sejumlah oknum suporter melakukan aksi saling lempar suar atau flare. Situasi semakin tidak terkendali ketika massa suporter terlihat berlarian dari tribun menuju area lapangan, yang membuat suasana di stadion menjadi kacau selama beberapa saat sebelum pihak keamanan berupaya melakukan lokalisir situasi.
Kapolresta Serang Kota, Kombes Yudha Satria, mengonfirmasi adanya insiden tersebut dan melaporkan bahwa terdapat sejumlah penonton yang mengalami luka-luka akibat gesekan yang terjadi. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengidentifikasi jumlah pasti korban serta kelompok suporter yang terlibat dalam keributan tersebut.
“Kami tadi mendapat laporan mungkin ada beberapa penonton suporter yang terluka. Itu juga nanti masih kami dalami ya,” tegas Kapolresta Serang Kota, Kombes Yudha Satria.
Yudha menambahkan bahwa prioritas utama aparat kepolisian di lapangan saat insiden berlangsung adalah memastikan keselamatan para korban. Para korban yang mengalami luka-luka telah segera dievakuasi menuju rumah sakit terdekat agar mendapatkan penanganan medis yang memadai, tanpa membedakan afiliasi klub suporter yang menjadi korban.
Meskipun kericuhan sempat menyebabkan pertandingan tertunda, pihak panitia penyelenggara dan perangkat pertandingan memutuskan untuk melanjutkan laga hingga selesai. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Persita Tangerang. Aparat keamanan kini tengah berkoordinasi untuk mengevaluasi prosedur pengamanan di stadion guna mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai jumlah korban luka maupun langkah hukum yang akan diambil terhadap para pelaku kerusuhan. Fokus utama pihak berwenang saat ini adalah melakukan investigasi menyeluruh atas pemicu utama keributan yang sempat mencoreng jalannya pertandingan BRI Super League tersebut.


