kalselupdate.id — Sebuah peristiwa ledakan hebat mengguncang kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Rabu (14/10) malam. Insiden yang terjadi sekitar pukul 18.15 WIB tersebut menyebabkan kerusakan bangunan yang cukup parah dan menelan korban jiwa serta luka-luka di antara para pedagang dan pengunjung pasar.
Tim SAR gabungan yang menerima laporan segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan upaya penyelamatan intensif. Berdasarkan data terbaru dari Kantor SAR Jakarta, terdapat dua orang yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tertimbun reruntuhan material bangunan gedung yang hancur akibat ledakan tersebut.
Selain korban jiwa, tim penyelamat juga berhasil mengevakuasi sepuluh orang lainnya yang mengalami luka-luka, baik kategori berat maupun ringan. Seluruh korban yang selamat segera dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, di antaranya RS Sari Asih, RS Fatmawati, serta RSUD Tangerang Selatan.
“Upaya pencarian dan pertolongan terus kami lakukan bersama unsur Potensi SAR dan instansi terkait,” tegas Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari.
Hingga Kamis (15/10) pagi, proses evakuasi dan penyisiran di area pasar masih terus berlangsung. Pihak otoritas terkait berusaha memastikan tidak ada lagi korban lain yang masih terjebak di bawah puing-puing bangunan. Kondisi lokasi yang dipenuhi reruntuhan membuat petugas harus bekerja ekstra hati-hati dalam melakukan pembongkaran.
Desiana menambahkan bahwa dalam setiap tahapan operasi di lapangan, pihaknya senantiasa memprioritaskan keselamatan seluruh personel yang bertugas. Koordinasi antarinstansi terus diperkuat agar proses evakuasi dapat berjalan dengan optimal dan seluruh korban yang terdampak dapat segera teridentifikasi maupun tertangani dengan baik.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait penyebab utama ledakan tersebut. Warga di sekitar lokasi diimbau untuk tetap tenang dan memberikan ruang bagi petugas agar proses pencarian sisa-sisa reruntuhan dapat diselesaikan secepat mungkin. Operasi kemanusiaan ini menjadi fokus utama pemerintah daerah bersama tim penyelamat di lapangan pasca-insiden yang memicu kepanikan warga tersebut.


