kalselupdate.id — Persib Bandung meraih kemenangan krusial 2-0 atas wakil Australia, Melbourne Victory, pada laga ketiga babak penyisihan Grup E AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027 yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (28/10/2026). Kemenangan ini tidak hanya memperkokoh posisi klub berjuluk Pangeran Biru di puncak klasemen sementara, melainkan juga menyumbangkan poin berharga untuk mendongkrak koefisien kompetisi sepak bola Indonesia di tingkat Asia.
Penyerang Persib Bandung, Balsa Sekulic, tampil menjadi bintang lapangan sekaligus pahlawan kemenangan tuan rumah setelah berhasil mengemas dua gol sekaligus (brace). Penampilan impresif juru gedor tersebut memastikan tiga poin penuh bagi Persib di hadapan ribuan pendukungnya. Tambahan tiga poin ini membuat Persib semakin mantap dalam mengarungi ketatnya persaingan kompetisi antarklub bergengsi di benua Asia tersebut.
Keberhasilan mengamankan kemenangan di kandang sendiri memberikan dampak positif langsung terhadap catatan poin koefisien Liga Indonesia. Kemenangan yang diraih Persib memberikan tambahan sebesar 1.000 poin bagi koefisien kompetisi Tanah Air. Dengan tambahan tersebut, total akumulasi nilai yang saat ini dikumpulkan oleh Liga Indonesia mencapai 31.309 poin.
Meskipun berhasil menambah perolehan poin yang signifikan, posisi Liga Indonesia dalam daftar peringkat kompetisi antarklub di Asia belum mengalami perubahan. Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Footy Rankings, peringkat Liga Indonesia masih tertahan di urutan ke-16 se-Asia. Kendati belum mampu naik kelas, tambahan poin penuh dari kemenangan Persib Bandung ini sangat krusial dalam memperkecil jarak dengan negara-negara tetangga.
Tambahan 1.000 poin tersebut membuat Indonesia kini berhasil memangkas selisih angka dari pesaing terdekatnya di wilayah Asia Tenggara, yakni Singapura. Saat ini, Singapura menempati posisi ke-15 dalam jajaran peringkat kompetisi Asia dengan mengumpulkan total 36.088 poin. Indonesia terus membayangi posisi Singapura sembari membuka peluang untuk terus merangkak naik apabila wakil Indonesia konsisten meraih hasil maksimal di kancah antarklub Asia.
Di sisi lain, posisi Indonesia di peringkat ke-16 juga dibayangi persaingan yang sangat ketat dari sejumlah negara di kawasan Asia Tengah dan Barat. Kuwait menempel ketat di urutan ke-17 dengan mengantongi perolehan 29.128 poin. Sementara itu, Kamboja berada di peringkat ke-18 dengan torehan 28.724 poin, diikuti oleh Bahrain yang berada di tangga ke-19 dengan koleksi 28.174 poin. Jarak antarnegara yang cukup rapat ini menuntut wakil Indonesia untuk terus memetik hasil positif guna menjaga asa perbaikan peringkat.
Hasil manis di Stadion Si Jalak Harupat ini semakin mengukuhkan dominasi Persib Bandung pada babak penyisihan Grup E ACL Two 2026/2027. Tim kebanggaan masyarakat Jawa Barat ini kini nyaman duduk di puncak klasemen sementara dengan mengoleksi sembilan poin sempurna dari tiga pertandingan yang telah dilakoni. Persib mencatatkan rekor impresif dengan meraih tiga kemenangan beruntun tanpa pernah menelan kekalahan maupun hasil imbang.
Kekalahan dari tuan rumah membuat Melbourne Victory harus puas tertahan di peringkat kedua klasemen sementara Grup E. Klub asal Australia tersebut sejauh ini mengumpulkan empat poin, hasil dari satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kali menelan kekalahan dari tiga laga. Persaingan di posisi kedua pun menjadi kian memanas seiring dengan dinamika hasil pertandingan yang terjadi di laga lainnya pada grup yang sama.
Pergeseran peta persaingan juga melanda papan bawah Grup E setelah berakhirnya matchday ketiga. Klub asal Korea Selatan, FC Seoul, berhasil merangkak naik ke posisi ketiga klasemen usai mencatatkan kemenangan telak 5-0 saat melakoni laga tandang melawan wakil Vietnam, The Cong-Viettel FC, di Hang Day Stadium, Hanoi. Kemenangan besar tersebut membangkitkan asa FC Seoul untuk bersaing memperebutkan tiket melaju ke babak selanjutnya.
Pesta gol FC Seoul di Hanoi dibuka oleh gol cepat Moon Seon-min pada menit ke-8, disusul oleh torehan Anderson Oliveira pada menit ke-21. Dominasi tim tamu berlanjut lewat gol Hwang Do-yun pada menit ke-29 dan Cho Young-Wook pada menit ke-35 di babak pertama. Pada babak kedua, Leonardo Acevedo melengkapi penderitaan tim tuan rumah setelah mencetak gol kelima FC Seoul pada menit ke-54.
Kekalahan telak lima gol tanpa balas di markas sendiri memaksa The Cong-Viettel FC terperosok ke posisi juru kunci atau dasar klasemen sementara Grup E. Tim asal Vietnam tersebut baru mengumpulkan satu poin dari tiga laga, hasil dari satu kali imbang dan dua kekalahan. Dengan selisih gol minus enam, langkah The Cong-Viettel FC untuk melaju ke fase gugur semakin berat.
Hingga selesainya seluruh rangkaian laga di matchday ketiga, Persib Bandung memimpin Grup E dengan selisih gol plus empat dan koleksi sembilan poin. Melbourne Victory menyusul di tempat kedua dengan selisih gol plus satu dan empat poin, disusul FC Seoul di peringkat ketiga yang mengantongi tiga poin dengan selisih gol plus satu. Performa konsisten yang ditampilkan skuad Persib Bandung tidak hanya memperbesar peluang mereka lolos ke fase gugur, tetapi juga terus menjaga momentum positif demi menaikkan harkat dan peringkat kompetisi Liga Indonesia di panggung sepak bola Asia.


