kalselupdate.id — Persib Bandung berhasil mencatatkan kemenangan dramatis 2-1 atas tuan rumah Melbourne Victory dalam lanjutan pertandingan Grup E AFC Champions League Two (ACL 2) yang berlangsung di Stadion AAMI Park, Australia, pada Rabu (4/11). Meski sempat tertinggal lebih dahulu akibat gol bunuh diri bek Julio Cesar pada menit ke-71, tim berjuluk Maung Bandung tersebut mampu bangkit dan membalikkan keadaan melalui gol Luka Menalo pada menit ke-85 serta Balsa Sekulic pada menit ke-90.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pertandingan ini tidak hanya menjadi sorotan karena hasil akhir di lapangan, namun juga karena fenomena di tribune penonton yang mencuri perhatian media Australia. Stadion AAMI Park yang menampung 3.400 penonton dilaporkan didominasi oleh pendukung Persib Bandung, Bobotoh, dengan jumlah mencapai sekitar 2.000 orang. Kehadiran massa yang masif ini membuat suasana stadion seolah-olah menjadi laga kandang bagi tim asal Indonesia tersebut, meskipun jarak tempuh antara Bandung dan Melbourne mencapai ribuan kilometer.

Media Australia, Football360.au, secara terbuka menyatakan kekaguman mereka melalui unggahan di media sosial. Mereka menyoroti bagaimana loyalitas suporter mampu mengubah atmosfer pertandingan di negara orang menjadi sangat intimidatif bagi tuan rumah. Dedikasi para pendukung ini dianggap sebagai pelajaran berharga bagi ekosistem sepak bola di Australia mengenai arti dukungan suporter yang militan dan terorganisir.

“Bagaimana mungkin berada sejauh 5.000 km namun tetap terasa seperti bermain di kandang sendiri? Para suporter Persib, luar biasa!” tulis Football360.au dalam unggahan resminya.

Kemenangan di markas Melbourne Victory ini memberikan dampak signifikan bagi posisi Persib Bandung di klasemen Grup E. Hasil positif tersebut sekaligus memastikan langkah Maung Bandung melaju ke babak 16 besar ACL 2 setelah berhasil mengumpulkan total empat kemenangan selama fase grup berlangsung. Perjalanan tim kebanggaan warga Jawa Barat ini di kancah Asia mencatatkan tren positif yang didukung oleh performa pemain di lapangan serta dukungan moral tanpa henti dari para pendukungnya.

Kehadiran Bobotoh di Australia bukan hanya sekadar menyaksikan pertandingan, melainkan menjadi simbol loyalitas suporter sepak bola Indonesia di kancah internasional. Fenomena ini sekaligus menjadi bukti bahwa basis massa pendukung klub Indonesia memiliki daya jangkau yang luas dan dedikasi tinggi, yang bahkan mampu membuat publik sepak bola di negara lain seperti Australia merasa terkesan. Momentum ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi tim untuk terus memberikan performa terbaik dalam laga-laga selanjutnya di kompetisi tingkat Asia.