kalselupdate.id — Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan para menteri hingga wakil menteri Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (16/10/2026) malam. Pertemuan strategis yang dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB ini bertujuan untuk melakukan koordinasi mendalam terkait jalannya roda pemerintahan di bawah kepemimpinan baru.
Kehadiran para menteri di lokasi tersebut dikonfirmasi oleh sejumlah pejabat terkait. Agenda utama yang dibahas dalam pertemuan ini mencakup evaluasi rutin terhadap capaian program kerja serta sinkronisasi kebijakan antarlembaga. Pertemuan ini menjadi krusial untuk memastikan setiap kementerian berjalan selaras dengan target strategis yang telah ditetapkan oleh kepala negara.
“Agenda rutin saja. Tentang monitoring dan pengendalian implementasi program-program Asta Cita Presiden di masing-masing kementerian, sesuai tugas pokok fungsinya,” ujar Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga.
Selain Viva Yoga, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya juga memberikan konfirmasi serupa mengenai undangan rapat tersebut. Meski belum merinci detail teknis agenda, ia menekankan bahwa sidang kabinet paripurna merupakan mekanisme rutin yang dilakukan untuk memastikan program-program strategis nasional dapat berjalan secara efektif di lapangan.
Lokasi pertemuan yang dipindahkan ke Istana Bogor kali ini dinilai sebagai bagian dari penyegaran suasana kerja bagi para anggota kabinet. Meskipun berpindah tempat, substansi rapat tetap berfokus pada pengendalian implementasi kebijakan yang menjadi prioritas pemerintah. Seluruh jajaran kementerian diharapkan mampu menindaklanjuti arahan Presiden terkait percepatan realisasi program yang telah direncanakan sebelumnya.
Koordinasi intensif antara Presiden dan para pembantunya ini dipandang sebagai langkah awal yang vital untuk memperkuat soliditas pemerintahan. Dengan melakukan evaluasi secara berkala, diharapkan setiap hambatan yang ditemukan di tingkat kementerian dapat segera diatasi melalui keputusan yang diambil langsung oleh Presiden. Hingga berita ini diturunkan, para pejabat terkait masih mengikuti rangkaian agenda rapat tersebut di Istana Bogor.


