kalselupdate.id — Cristiano Ronaldo secara resmi mengumumkan keputusan untuk pensiun dari sepak bola internasional pada Kamis (hari ini). Pengumuman tersebut sekaligus mengakhiri pengabdian panjang sang bintang bersama tim nasional Portugal yang telah ia jalani sejak debutnya pada Agustus 2003 silam. Keputusan ini menjadi penanda berakhirnya karier internasional yang sarat dengan pemecahan rekor dunia bagi pemain berusia 41 tahun tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Ronaldo melalui akun media sosial pribadinya. Ia mengakui bahwa ini merupakan keputusan sulit yang harus diambil setelah lebih dari dua dekade membela negaranya di berbagai ajang kompetisi bergengsi. Meski berakhir, perjalanan karier internasional Ronaldo tercatat sebagai salah satu yang paling fenomenal dalam sejarah sepak bola modern.

Situasi pensiun Ronaldo memang diwarnai dengan dinamika yang cukup pelik. Saat ini, sang kapten masih menjalani masa skorsing selama 30 hari dari Federasi Sepak Bola Portugal (FPF). Sanksi tersebut dijatuhkan akibat insiden Ronaldo yang meninggalkan tim nasional sebelum pertandingan Nations League melawan Denmark di Kopenhagen pada Oktober lalu, menyusul ketegangan hubungan dengan pelatih Jorge Jesus.

“Kami sangat bertekad untuk menyelenggarakan, merencanakan, berpartisipasi, dan berperan aktif dalam sebuah penghormatan yang layak bagi karier luar biasa Cristiano Ronaldo,” tegas pernyataan resmi dari Federasi Sepak Bola Portugal (FPF).

Pihak FPF menegaskan bahwa mereka tidak ingin membiarkan pemain dengan jumlah penampilan dan gol terbanyak di kancah internasional tersebut pergi dengan cara yang kurang terhormat. Rencana penghormatan ini dipersiapkan agar publik serta para penggemar di seluruh negeri dapat memberikan apresiasi terakhir kepada sosok yang telah memberikan kontribusi besar bagi sepak bola Portugal. Hingga saat ini, jadwal resmi terkait laga perpisahan tersebut masih dalam tahap koordinasi lebih lanjut.

Perjalanan Ronaldo bersama Portugal dimulai saat ia berusia 19 tahun ketika membantu timnya mencapai final Euro 2004. Kehadirannya saat itu langsung menarik perhatian dunia karena hasrat menangnya yang dinilai sangat luar biasa oleh para seniornya. Rui Costa, salah satu legenda ‘Generasi Emas’ Portugal, bahkan telah memprediksi sejak awal bahwa Ronaldo akan menjadi pemenang Ballon d’Or di masa depan.

Selama membela Portugal, Ronaldo berhasil membawa negaranya meraih gelar juara turnamen besar untuk pertama kalinya dalam sejarah, yakni pada ajang Euro 2016 di Prancis. Meski harus ditarik keluar lapangan akibat cedera di babak final, perannya dalam memimpin tim dari pinggir lapangan diakui sebagai faktor krusial yang mengantarkan Portugal menjuarai turnamen tersebut. Selain itu, ia juga sukses membawa Portugal meraih gelar juara Nations League sebanyak dua kali.

Meski memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah putaran final Euro dengan 14 gol, beberapa tahun terakhir kariernya di timnas tidak berjalan mulus. Penampilan Ronaldo di Piala Dunia 2022 hingga Euro 2024 kerap memicu perdebatan mengenai penurunan performa di level tertinggi. Kritikus menilai bahwa penundaan masa pensiunnya justru sempat mencoreng warisan besar yang telah ia bangun selama dua dekade lebih.

Namun demikian, pencapaian Ronaldo sebagai pemain yang konsisten bermain untuk tim nasional selama 23 tahun tetap menjadi bukti nyata dedikasinya terhadap profesi. Terlepas dari cara perpisahannya yang dianggap kontroversial oleh sebagian kalangan, sejarah mencatat Ronaldo sebagai pemain yang telah mengubah wajah sepak bola Portugal di panggung dunia. Tempatnya dalam buku sejarah olahraga kini telah terjamin sepenuhnya melalui berbagai rekor yang sulit dipecahkan oleh pemain generasi selanjutnya.