kalselupdate.id — AC Milan harus menelan pil pahit saat menjamu Ferencvaros pada laga lanjutan Matchday 4 Liga Europa yang berlangsung di Stadion San Siro, Milan, Jumat (6/11/2026) dini hari WIB. Tim tuan rumah dipaksa menyerah dengan skor 0-2 setelah gawang mereka dibobol dua kali oleh penyerang lawan, Lenny Joseph, sepanjang babak kedua. Kekalahan ini memberikan pukulan telak bagi skuad asuhan Ruben Amorim yang gagal menunjukkan performa terbaik di hadapan pendukung sendiri.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, AC Milan sejatinya berupaya mengambil inisiatif serangan untuk menguasai jalannya pertandingan. Namun, upaya tersebut tidak dibarengi dengan efektivitas di lini depan, sehingga mereka gagal menciptakan ancaman serius ke gawang Ferencvaros. Sebaliknya, tim tamu justru tampil lebih taktis dan disiplin dalam membangun transisi serangan balik yang membahayakan pertahanan Rossoneri.
Petaka bagi tuan rumah dimulai pada babak kedua akibat kesalahan fatal kiper Lorenzo Torriani yang gagal mengantisipasi alur bola dengan baik. Kesalahan tersebut dimanfaatkan dengan sempurna oleh Ferencvaros untuk mencetak gol pembuka. Setelah tertinggal, Milan mencoba meningkatkan intensitas permainan, namun justru kembali lengah hingga akhirnya kebobolan gol kedua melalui skema serangan balik cepat yang dirancang oleh tim tamu.
Situasi pertandingan sempat menguntungkan AC Milan ketika salah satu pemain Ferencvaros diganjar kartu merah pada menit ke-77. Sayangnya, keunggulan jumlah pemain selama sisa waktu pertandingan tidak mampu dimanfaatkan secara optimal oleh skuad asuhan Amorim. Sepanjang 90 menit laga, Milan hanya mencatatkan dua peluang tepat sasaran, berbanding terbalik dengan Ferencvaros yang mampu melepaskan delapan ancaman berbahaya ke arah gawang tuan rumah.
“Tidak ada penjelasan. Tidak ada yang bisa saya katakan, terutama soal babak pertama. Saya tak ingat kami pernah menunjukkan performa babak pertama lainnya yang seperti itu. Ini soal ambisi, konsentrasi. Kami memberikan peluang-peluang, melakukan kesalahan-kesalahan bodoh. Kami tak siap untuk bermain malam ini,” ujar Ruben Amorim.
Amorim menegaskan bahwa timnya tampak tidak memiliki urgensi saat membangun serangan, yang berujung pada hilangnya fokus serta serangkaian kesalahan mendasar di lapangan. Ia mengakui bahwa mungkin dirinya kurang maksimal dalam memastikan kesiapan fisik maupun mental para pemain sebelum menghadapi laga krusial ini. Sang pelatih menyebut bahwa mengenakan seragam kebanggaan Milan membawa tanggung jawab besar yang tidak tercermin dalam penampilan buruk timnya kali ini.
Kekalahan di San Siro ini memperpanjang catatan negatif AC Milan di kancah Liga Europa musim ini. Hingga empat pertandingan yang telah dijalani, mereka baru mampu mengamankan satu kemenangan, sementara tiga laga lainnya berakhir dengan hasil kekalahan. Hasil ini menempatkan posisi Milan dalam kondisi yang cukup sulit untuk melaju lebih jauh di kompetisi antarklub Eropa tersebut, sehingga evaluasi menyeluruh dipastikan akan dilakukan oleh tim pelatih dalam waktu dekat.


