kalselupdate.id — Persebaya Surabaya mengawali langkah pada ajang I.League Cup 2026/2027 dengan hasil yang tidak memuaskan setelah takluk 2-3 dari Kendal Tornado FC. Pertandingan babak penyisihan Grup G tersebut berlangsung di Stadion Sriwedari pada Selasa (3/11/2026). Hasil ini menjadi kejutan mengingat Kendal Tornado FC merupakan tim kontestan dari kasta Championship.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kekalahan ini terasa kian menyakitkan bagi skuad Persebaya karena mereka sejatinya sempat berada dalam posisi unggul dan memegang kendali permainan. Namun, konsentrasi lini belakang Bajul Ijo yang lengah di menit-menit akhir pertandingan memicu terjadinya petaka. Keunggulan yang sudah dibangun sirna hanya dalam rentang waktu empat menit akibat kebobolan dua gol beruntun.

Memasuki babak kedua, Persebaya sejatinya tampil jauh lebih agresif guna mendobrak pertahanan lawan. Pelatih Bernardo Tavares mengambil keputusan cepat dengan melakukan tiga pergantian pemain sekaligus selepas jeda antarbabak. Francisco Rivera, Miguel Pereira, dan Toni Firmansyah dimasukkan untuk menggantikan posisi Dicky Kurniawan, Sadida Nugraha, serta Alan.

Langkah taktis yang diambil tim pelatih tersebut terbukti mampu menghidupkan alur serangan Persebaya. Toni Firmansyah langsung menebar ancaman nyata pada menit ke-45 melalui tembakan jarak dekat yang keras. Akan tetapi, peluang berbahaya tersebut masih sanggup digagalkan oleh kesigapan penjaga gawang Kendal Tornado FC.

Peluang emas berikutnya kembali didapatkan oleh Persebaya melalui penyerang mereka, Ramadhan Sananta. Dalam situasi berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang, Sananta gagal mengarahkan bola tepat ke sasaran gawang lawan. Kesempatan matang yang seharusnya bisa membuahkan gol pemecah kebuntuan tersebut akhirnya terbuang sia-sia.

Kegagalan memanfaatkan sejumlah peluang emas tersebut harus dibayar mahal oleh Persebaya. Kendal Tornado FC justru berhasil mengejutkan barisan pertahanan Persebaya dengan mencetak gol pembuka pada menit ke-50. Gol tersebut membuat Persebaya tertinggal 0-1 dan memaksa mereka merespons dengan meningkatkan intensitas serangan.

Dalam kondisi tertinggal satu gol, Bernardo Tavares kembali melakukan rotasi pemain pada menit ke-58. Catur Pamungkas dimasukkan untuk menggantikan Koko Ari Araya demi menambah daya gedor dari lini luar. Gelombang tekanan yang dialirkan skuad Persebaya akhirnya baru membuahkan hasil manis pada menit ke-65.

Umpan matang yang dikirimkan oleh Francisco Rivera berhasil disambar oleh Ramadhan Sananta melalui sundulan terarah yang membobol gawang lawan. Gol tersebut mengubah papan skor menjadi imbang 1-1 sekaligus mengembalikan kepercayaan diri para pemain Persebaya untuk memburu kemenangan.

Satu gol penyama kedudukan membuat Persebaya kian bernafsu mengurung pertahanan Kendal Tornado FC. Pada menit ke-71, umpan silang dari Malik Risaldi sempat menimbulkan kemelut sengit di depan gawang lawan, meski belum berhasil dikonversi menjadi gol tambahan bagi Bajul Ijo.

Tekanan tanpa henti Persebaya akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-76 melalui kerja sama apik antara Francisco Rivera dan Toni Firmansyah. Menerima umpan terukur dari Rivera, Toni melepaskan sepakan datar terarah yang gagal dijangkau kiper Kendal Tornado FC. Gol ini membawa Persebaya berbalik unggul menjadi 2-1.

Kendati sudah membalikkan kedudukan, keunggulan Persebaya tidak bertahan lama hingga laga usai. Kendal Tornado FC bangkit melancarkan serangan balasan dan sukses menyamakan skor menjadi 2-2 pada menit ke-81. Empat menit berselang, tepatnya menit ke-85, gawang Persebaya kembali bobol dan membuat posisi berbalik menjadi 2-3 untuk keunggulan Kendal Tornado FC.

Persebaya berupaya keras menyamakan kedudukan di sisa waktu pertandingan yang makin krusial. Namun, tambahan waktu tujuh menit yang diberikan oleh wasit tidak mampu dimaksimalkan oleh anak asuh Bernardo Tavares untuk mencetak gol penyeimbang. Skor 3-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan dan memastikan kemenangan Kendal Tornado FC.