kalselupdate.id — Mobil listrik BYD berkelir putih dengan nomor polisi B-1220-KDP kini disita dan diparkir di markas Polres Metro Jakarta Selatan setelah terlibat dalam insiden kecelakaan beruntun yang merusak empat unit mobil dan melindas seorang pengemudi ojek online di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi pada Jumat sore sekitar pukul 16.48 WIB saat kondisi arus jalan sedang beraktivitas normal.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kendaraan bertenaga listrik tersebut dikemudikan oleh seorang pria berinisial S yang berusia 46 tahun. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal serta olah tempat kejadian perkara di lokasi oleh pihak kepolisian, pengemudi diduga kurang berhati-hati dan kehilangan konsentrasi penuh saat mengendalikan laju kendaraannya melintasi kawasan bisnis tersebut.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi Polres Metro Jakarta Selatan pada Sabtu, mobil BYD putih itu ditempatkan di area parkir sebelah kiri bangunan utama markas kepolisian. Bodi depan sebelah kanan kendaraan mengalami kerusakan yang cukup parah akibat hantaman keras. Bagian kap mesin depan terlihat penyok tajam, tempat pelat nomor bagian depan hancur, serta terdapat goresan panjang yang membentang pada bodi samping kiri hingga bumper depan. Komponen penutup roda atau fender pada bagian kiri depan juga tampak hampir terlepas sepenuhnya dari rangka mobil.

Tidak jauh dari posisi mobil BYD tersebut, disiagakan pula salah satu kendaraan roda empat yang ikut menjadi korban benturan kecelakaan beruntun itu, yakni Honda Brio bernomor polisi B-2967-NGY. Mobil Honda Brio berwarna putih tersebut berada di area parkir yang sama dengan kondisi bagian kiri belakang mengalami kerusakan penyok yang cukup dalam akibat dihantam keras dari arah belakang.

Kepala Seksi Kecelakaan Sub Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kompol Kharisma Arbita Bangsa, mengonfirmasi dan membeberkan kronologi lengkap insiden beruntun tersebut. Peristiwa bermula ketika mobil listrik BYD yang dikemudikan oleh S tengah melaju dari arah selatan menuju ke utara di Jalan Panglima Polim wilayah Kebayoran Baru.

Saat kendaraan melaju melintasi persimpangan dan tepat berada di depan Win Hotel, pengemudi mobil BYD yang dinilai tidak berkonsentrasi mendadak menabrak bagian belakang mobil Honda Brio bernomor polisi B-2967-NGY yang bergerak searah di depannya. Setelah menyenggol Brio, mobil BYD langsung oleng ke arah kiri jalan dan menghantam sepeda motor Honda Beat nomor polisi A-3867-DD yang dikendarai pengemudi ojek online berinisial HS.

Laju kendaraan listrik itu belum terhenti setelah menabrak sepeda motor. Mobil BYD terus meluncur hingga menabrak mobil Wuling bernomor polisi B-1835-ERZ yang sedang berhenti di sisi kiri jalan. Kendaraan kemudian melompat naik ke atas trotoar jalan dan menghantam dua unit mobil lain yang sedang terparkir di area Hotel Amaris, yakni mobil Mobilio bernomor polisi B-1247-WZK serta mobil Toyota Nav1 bernomor polisi B-2447-TWB.

“Semula kendaraan mobil BYD melaju dari arah selatan ke utara di Jalan Panglima Polim. Tiba di depan Win Hotel, karena kurang hati-hati dan konsentrasi, menabrak Brio yang melaju searah di depannya, kemudian oleng ke kiri menabrak sepeda motor Honda Beat, menabrak mobil Wuling, lalu naik trotoar dan menabrak dua mobil lain yang sedang parkir,” kata Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Kharisma Arbita Bangsa.

Akibat serangkaian benturan keras tersebut, pengemudi ojek online berinisial HS mengalami luka fisik yang cukup berat pada tubuhnya. Korban menderita patah tulang pada bagian kaki kiri serta beberapa luka lecet di tubuhnya. Petugas bersama warga sekitar yang berada di lokasi kejadian langsung melarikannya ke Rumah Sakit Fatmawati di Jakarta Selatan agar mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Mengenai penyebab pasti serta faktor teknis yang memicu pengemudi kehilangan kendali hingga mengakibatkan tabrakan beruntun, jajaran kepolisian menyatakan masih terus melakukan penyelidikan dan pendalaman materiil secara menyeluruh. Petugas telah mengumpulkan keterangan saksi mata, memeriksa rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi, serta memeriksa kondisi kendaraan yang terlibat.

“Korban mengalami luka pada kaki kiri patah, dan lecet-lecet. Mendapat perawatan di RS Fatmawati. Dugaan sementara penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan,” tegas Kompol Kharisma Arbita Bangsa.

Penanganan kasus kecelakaan lalu lintas ini kini ditangani secara intensif oleh tim Unit Laka Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polda Metro Jaya. Seluruh barang bukti kendaraan yang terlibat telah diamankan di markas kepolisian untuk kepentingan proses hukum serta olah teknis lanjutan guna memastikan pertanggungjawaban atas insiden tersebut.