kalselupdate.id — Aparat Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota bergerak cepat menangani kecelakaan lalu lintas maut yang melibatkan satu unit truk molen bernomor polisi B 9548 MV di Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi. Peristiwa naas yang terjadi saat truk menabrak kerumunan warga tersebut mengakibatkan enam orang meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami luka-luka, sementara pengemudi kendaraan berinisial TM telah berhasil ditangkap oleh pihak berwajib untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis memimpin langsung proses penanganan darurat dan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan evakuasi para korban berjalan cepat. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian berkomitmen penuh untuk menuntaskan kasus ini secara transparan dan akuntabel demi memberikan kepastian hukum serta keadilan bagi seluruh korban dan keluarga yang ditinggalkan.

“Musibah ini akan kami usut tuntas dan transparan melalui pendekatan scientific crime investigation. Setiap keputusan berpijak pada fakta yang terungkap, sebagai wujud tanggung jawab kami kepada keluarga korban dan masyarakat,” tegas Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis.

Seluruh korban dalam peristiwa tragis tersebut langsung dilarikan ke beberapa rumah sakit terdekat tak lama setelah insiden terjadi. Jenazah enam korban meninggal dunia dievakuasi ke RS Siloam Rawa Panjang serta RSUD Kota Bekasi, sedangkan para korban luka mendapat perawatan medis secara intensif di RS Juwita dan RS Siloam Rawa Panjang. Langkah cepat ini dilakukan agar pertolongan darurat dapat diberikan secepat mungkin kepada korban yang membutuhkan tindakan medis.

Kombes Putu Kholis menyampaikan rasa duka cita yang amat mendalam atas musibah berat yang menimpa para korban beserta keluarga mereka. Kepolisian menyampaikan doa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan, sementara para korban yang saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit dapat segera diberikan kesembuhan.

Dalam proses penyelidikan di lapangan, petugas tidak hanya menangkap pengemudi truk tetapi juga mengamankan unit truk molen bernomor polisi B 9548 MV sebagai barang bukti utama. Kepolisian telah melakukan olah TKP secara mendalam, mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata yang berada di sekitar lokasi, serta menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sepanjang Jalan Cut Mutia guna mengidentifikasi kronologi serta penyebab pasti benturan fatal tersebut.

Untuk mengungkap dinamika kecelakaan secara presisi dan ilmiah, Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Ditlantas Polda Metro Jaya dijadwalkan turun langsung ke lokasi kejadian pada Senin (2/11). Tim ahli ini akan melakukan olah TKP lanjutan menggunakan teknologi analitis guna merekonstruksi peristiwa kecelakaan secara ilmiah sehingga didapatkan gambaran utuh mengenai laju kendaraan, titik benturan, hingga penyebab utama kegagalan kendali kendaraan.

Proses evakuasi truk molen berukuran besar tersebut membutuhkan koordinasi intensif antara pihak kepolisian dan perusahaan pemilik kendaraan untuk mendatangkan unit mobil derek khusus. Selama penanganan serta evakuasi badan truk dari jalur utama, arus lalu lintas di kawasan Jalan Cut Mutia sempat ditutup sementara demi mengamankan lokasi dan menjamin kelancaran jalannya proses evakuasi petugas di lapangan.

Menanggapi banyaknya sorotan publik terhadap peristiwa ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat luas untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Warga diharapkan tidak menyebarluaskan foto maupun rekaman video para korban kecelakaan di media sosial demi menjaga empati serta menghormati kesedihan keluarga korban, sementara perkembangan penanganan perkara akan terus diperbarui secara berkala melalui saluran resmi kepolisian.