kalselupdate.id — Presiden Prabowo Subianto melontarkan kelakar hangat saat menyapa Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dalam acara peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek hilirisasi di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10/2026). Di hadapan para tamu undangan, Kepala Negara berseloroh bahwa pemilihan umum masih lama setelah mendengar riuh tepuk tangan yang sangat meriah saat nama Sherly disebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Momen tersebut terjadi di tengah-tengah pidato sambutan Presiden saat menyapa satu per satu pejabat dan tokoh penting yang hadir dalam peresmian tersebut. Begitu nama Sherly Tjoanda diucapkan oleh Prabowo, suasana ruang acara langsung dipenuhi oleh tepuk tangan penonton yang sangat keras dan antusias dibandingkan saat nama tokoh lainnya disebutkan.

“Kok tepuk tangannya paling keras? Pemilu masih lama,” kelakar Presiden Prabowo Subianto yang disambut tawa para hadirin di lokasi acara.

Setelah melontarkan candaan spontan tersebut, Presiden Prabowo kemudian tersenyum dan melanjutkan sapaannya kepada jajaran menteri Kabinet Merah Putih, direksi perusahaan, serta tokoh masyarakat lainnya yang memadati area upacara peresmian. Suasana formal upacara tersebut seketika mencair berkat seloroh santai dari sang Kepala Negara.

Kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Halmahera Tengah ini agenda utamanya adalah meresmikan ekspor perdana baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) serta meluncurkan 11 proyek hilirisasi industri. Nilai investasi dari keseluruhan proyek strategis nasional yang diresmikan tersebut sangat fantastis, yakni mencapai angka Rp 180 triliun.

Dari total sebelas proyek yang diumumkan tersebut, empat proyek di antaranya dilaporkan telah memasuki tahap komersialisasi penuh dan siap beroperasi untuk mendukung perekonomian nasional. Sementara itu, tujuh proyek lainnya baru saja memulai tahap pembangunan fisik awal atau groundbreaking yang ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Presiden.

Hilirisasi industri nikel dan pengembangan rantai pasok baterai kendaraan listrik di Maluku Utara ini diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah serta menciptakan ribuan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat. Kehadiran infrastruktur industri modern ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta persaingan industri energi hijau global.

Di sisi lain, kehadiran Sherly Tjoanda selaku Gubernur Maluku Utara dalam acara berskala nasional ini menarik perhatian publik, terutama setelah ia melanjutkan estafet kepemimpinan pasca-musibah yang menimpa mendiang suaminya beberapa waktu lalu. Sambutan hangat dari para tamu undangan memperlihatkan dukungan moral yang kuat terhadap kepemimpinannya di provinsi kepulauan tersebut.