kalselupdate.id — Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto kembali menerbitkan kebijakan rotasi dan mutasi bagi jajaran Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) di lingkungan Polri. Langkah ini merupakan gelombang ketiga yang dilakukan oleh Jenderal Suyudi sejak dirinya resmi dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden Prabowo Subianto pada 1 Oktober 2026. Dalam mutasi terbaru yang tertuang melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2262/X/KEP./2026 tertanggal 12 Oktober 2026, terdapat 14 perwira yang mendapatkan penugasan baru.
Sepanjang awal masa jabatannya, Jenderal Suyudi tercatat telah melakukan perombakan besar-besaran di tubuh Korps Bhayangkara dengan total lebih dari 450 perwira yang mengalami perpindahan posisi. Gelombang pertama mutasi dilakukan hanya sehari setelah pelantikannya melalui Surat Telegram Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tanggal 2 Oktober 2026, yang menyasar 288 perwira termasuk pejabat utama di Mabes Polri seperti Irwasum, Kabareskrim, Kabaintelkam, Kabaharkam, hingga Kadiv Propam.
Berselang satu minggu kemudian, tepatnya pada 10 Oktober 2026, Kapolri kembali mengeluarkan Surat Telegram Nomor ST/2251/X/KEP/2026. Mutasi gelombang kedua tersebut mencakup 199 perwira, yang melibatkan pergantian posisi strategis mulai dari Kakorlantas hingga sejumlah Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) di berbagai wilayah. Langkah ini dipandang sebagai upaya konsolidasi organisasi di bawah kepemimpinan baru untuk memastikan efektivitas kerja kepolisian di seluruh Indonesia.
Dalam daftar mutasi gelombang ketiga yang diterbitkan pada 12 Oktober 2026, terdapat sejumlah nama perwira yang berpindah tugas. Brigjen Herry Dian Dwiharto yang sebelumnya menjabat Widyaiswara Utama TK. II Sespim Lemdiklat Polri kini menempati posisi Anjak Utama Bidang NCB Interpol Divisi Hubinter Polri. Sementara itu, Brigjen Ade Safri Simanjuntak yang sebelumnya menjabat Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, kini dipindahtugaskan menjadi Widyaiswara TK. II Sespim Lemdiklat Polri.
Posisi Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri yang ditinggalkan Ade Safri kini diisi oleh Kombes Suhasto, yang sebelumnya bertugas sebagai Pemeriksa Inafis Madya TK. I Bareskrim Polri. Selain itu, mutasi juga menyasar jajaran Polda dan kewilayahan, seperti Kombes Dodi Ruyatman yang berpindah dari Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim menjadi Penyidik Madya TK. II Bareskrim Polri. Jabatan yang ditinggalkannya di Polda Jatim kini dijabat oleh Kombes Rofiq Ripto Himawan.
Pergantian posisi lainnya juga terjadi pada tingkat Kapolresta, di mana Kombes Muharman Arta bergeser menjadi Kapolresta Banyuwangi, menggantikan posisi sebelumnya. Jabatan Kapolresta Pekanbaru kemudian diisi oleh Kombes Ronny Riantoko Eppang. Di wilayah Jambi, Kombes Taufik Nurmandia yang sebelumnya menjabat Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi kini ditunjuk menjadi Dosen Madya TK. III STIK Lemdiklat Polri, dan posisinya digantikan oleh Kombes Yakhob Silvana Delareskha.
Perombakan juga melibatkan perwira yang ditugaskan di luar struktur organisasi Polri. Brigjen Deonijiu De Fatima dan Brigjen Leonardys Simarmata kini ditugaskan sebagai Pati Baintelkam dan Pati BIK Polri dalam rangka penugasan di Badan Intelijen Negara (BIN). Sementara itu, Kombes Robert Da Costa dan Kombes Irfan S. P. Marpaung masing-masing dipindahkan sebagai Pamen Bareskrim Polri dan Pamen Korbrimob dalam status di luar struktur. Seluruh rangkaian mutasi ini diharapkan dapat memberikan penyegaran serta mengoptimalkan kinerja Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban nasional.


