kalselupdate.id — Lille menelan kekalahan telak 2-4 saat menjamu Galatasaray pada laga matchday ketiga Liga Champions musim 2026/2027. Pertandingan yang berlangsung di Stade Pierre-Mauroy, Lille, pada Rabu (21/10/2026) malam WIB tersebut menjadi sorotan karena bek tim nasional Indonesia, Calvin Verdonk, tampil sejak menit pertama sebagai bek kiri bagi Les Dogues.
Tim tamu Galatasaray langsung menggebrak sejak awal pertandingan dan berhasil membuka keunggulan saat laga baru berjalan dua menit melalui gol yang dicetak Yunus Akgun. Lille merespons dengan cepat dan mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-8 lewat aksi Soriba Diaoune yang memanfaatkan assist dari Alexandro. Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi sejak babak pertama dimulai.
Sepanjang babak pertama, sektor kiri pertahanan Lille yang dikawal oleh Calvin Verdonk mendapatkan tekanan intensif dari para pemain Galatasaray. Penyerang bintang Victor Osimhen beberapa kali mencoba melakukan penetrasi dari sisi tersebut, namun barisan pertahanan Lille masih mampu meredam upaya serangan dari tim wakil Turki itu. Meski fokus pada pertahanan, Verdonk juga beberapa kali turut membantu skema serangan balik Lille dengan melepaskan umpan tarik yang membahayakan gawang lawan.
Tuan rumah sempat membalikkan keadaan menjadi 2-1 pada menit ke-39 melalui gol kedua Soriba Diaoune setelah menerima umpan matang dari Hakon Haraldsson. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena Galatasaray mampu menyamakan skor menjadi 2-2 sesaat sebelum turun minum. Gol penyeimbang tim tamu lahir melalui penyelesaian Alexey Batrakov yang memanfaatkan umpan terukur dari Roland Salai, yang sebelumnya berhasil melewati penjagaan Calvin Verdonk.
Memasuki babak kedua, Galatasaray tampil lebih dominan dan berhasil mengambil alih kendali permainan. Mereka kembali unggul 3-2 setelah terjadi gol bunuh diri dari kiper Lille, Berke Ozer, yang gagal mengantisipasi bola dari skema sepak pojok lawan. Situasi semakin sulit bagi tuan rumah ketika Victor Osimhen akhirnya mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-61 untuk memperlebar keunggulan Galatasaray menjadi 4-2.
Pelatih Lille, Davide Ancelotti, berupaya mengubah taktik dengan melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk memasukkan penyerang berpengalaman Olivier Giroud untuk menambah daya gedor. Kendati melakukan perubahan, Lille gagal mencetak gol tambahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Skor 4-2 untuk kemenangan Galatasaray bertahan hingga laga usai.
Kekalahan ini menjadi catatan pahit bagi Lille karena merupakan kekalahan ketiga mereka secara berturut-turut di ajang Liga Champions musim ini. Hasil negatif tersebut membuat mereka kini terbenam di posisi ke-35 klasemen sementara tanpa mengoleksi satu poin pun. Di sisi lain, kemenangan ini memberikan tambahan tiga poin perdana bagi Galatasaray yang kini menempati peringkat ke-24 dalam klasemen sementara kompetisi Eropa tersebut.
Secara keseluruhan, penampilan Calvin Verdonk dalam laga ini menunjukkan dedikasi tinggi meskipun timnya harus menerima hasil minor. Verdonk tetap berada di lapangan hingga pertandingan berakhir meskipun pelatih melakukan banyak rotasi di posisi lain. Pertandingan ini juga menjadi ajang pembuktian bagi Galatasaray yang tampil kolektif melalui kontribusi berbagai pemain kunci seperti Lucas Torreira dan Baris Yilmaz di lini tengah.


