kalselupdate.id — Pelatih klub Italia Como 1907, Cesc Fabregas, secara resmi menepis kabar yang menyebut dirinya masuk dalam daftar calon manajer baru Manchester United untuk menggantikan posisi Michael Carrick. Pernyataan tegas tersebut disampaikan Fabregas dalam sesi jumpa pers menjelang pertandingan penting antara Como melawan Manchester United di ajang Liga Champions yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (21/10) malam pukul 23.40 WIB.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Spekulasi mengenai masa depan kepemimpinan di Old Trafford mencuat seiring dengan performa kurang memuaskan Setan Merah di kancah Liga Inggris musim ini. Di bawah asuhan Michael Carrick, Manchester United tercatat sedang mengalami kesulitan untuk meraih kemenangan setelah hanya mampu mengamankan satu hasil maksimal dari tujuh pertandingan terakhir, di mana kemenangan tunggal tersebut diraih pada bulan Agustus lalu.

Fabregas, yang memiliki sejarah panjang sebagai pemain bintang di Liga Inggris bersama Arsenal dan Chelsea, dinilai oleh banyak pengamat sebagai sosok yang ideal untuk membawa perubahan di kubu United. Reputasinya kian menanjak setelah sukses menunjukkan kapasitas manajerial yang mumpuni bersama Como, namun pria asal Spanyol tersebut menolak memberikan ruang bagi spekulasi lebih lanjut mengenai kepindahannya ke Manchester.

“Saya tidak akan menjawab pertanyaan itu karena menurut saya itu bukan pertanyaan yang pantas untuk diajukan saat ini,” tegas Cesc Fabregas dilansir dari Mirror.

Mantan gelandang tim nasional Spanyol tersebut menekankan bahwa membicarakan posisi manajer lain saat tim tersebut masih memiliki pelatih aktif adalah bentuk kurangnya rasa hormat. Ia secara terbuka memuji Michael Carrick sebagai sosok pelatih sekaligus mantan pemain hebat yang tengah menahkodai klub sebesar Manchester United dengan segala tantangan besar yang menyertainya.

Kesuksesan Fabregas bersama Como memang menjadi magnet perhatian banyak klub besar di Eropa belakangan ini. Setelah berhasil membawa klub milik pengusaha Indonesia tersebut meraih promosi ke Serie A pada tahun 2024, ia melanjutkan tren positif dengan mengantarkan Como finis di posisi keempat pada klasemen musim lalu. Keberhasilan tersebut membuat Como mencatatkan sejarah baru dengan berpartisipasi di Liga Champions untuk pertama kalinya pada musim 2026/27.

Menjelang pertandingan melawan mantan rivalnya di Liga Inggris, Fabregas menyatakan tetap menaruh rasa hormat yang mendalam terhadap sejarah dan kebesaran Manchester United sebagai sebuah institusi sepak bola. Ia mengakui kualitas individu yang dimiliki oleh para pemain The Red Devils dan memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian Carrick yang berhasil membawa United kembali berkompetisi di panggung tertinggi Eropa.

Fokus utama Fabregas saat ini sepenuhnya tercurah untuk mempersiapkan skuat Como guna memberikan perlawanan maksimal terhadap Manchester United di lapangan hijau. Baginya, pertandingan ini bukan sekadar ajang pembuktian kapasitas manajerial pribadinya di hadapan publik Inggris, melainkan momentum krusial bagi sejarah klub Como untuk menunjukkan eksistensi mereka di kancah internasional.

Fabregas menutup keterangannya dengan menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terdistraksi oleh rumor media yang berkembang di luar lapangan. Ia memilih untuk menghargai kontraknya yang sedang berjalan dan berkomitmen penuh untuk terus membangun proyek jangka panjang bersama Como yang kini tengah menikmati masa keemasan mereka di kompetisi domestik maupun Eropa.