kalselupdate.id — Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin langsung upacara pemakaman militer mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Selasa (20/10/2026). Prosesi penghormatan terakhir bagi mendiang yang wafat pada usia tersebut berlangsung khidmat dengan kehadiran sejumlah pejabat tinggi negara serta para petinggi dari matra TNI dan Kepolisian Republik Indonesia.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Upacara yang dimulai tepat pukul 13.30 WIB itu diawali dengan serangkaian tata cara militer, meliputi penghormatan senjata, pembacaan riwayat hidup singkat mendiang, apel persada, serta prosesi penurunan jenazah ke liang lahat. Para perwira tinggi yang hadir memberikan penghormatan terakhir sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian panjang Subagyo HS selama masa hidupnya di institusi TNI, khususnya bagi kemajuan TNI Angkatan Darat.

Turut hadir dalam upacara tersebut Wakil Panglima TNI Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAD Jenderal Tandyo Budi Revita, KSAL Laksamana Muhammad Ali, serta KSAU Marsekal Mohamad Tonny Harjono. Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto juga tampak hadir di lokasi pemakaman untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam dunia militer tersebut.

“Semoga jalan darma bakti yang ditempuhnya dapat menjadi teladan bagi kita semua dan arwahnya mendapat tempat yang terbaik, di sisi Tuhan yang Mahabesar,” ujar Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Sebelum dikebumikan di Jakarta, mendiang Jenderal (Purn) Subagyo HS sempat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta. Ia dinyatakan meninggal dunia pada Senin (19/10) pukul 16.20 WIB akibat sakit yang dideritanya. Jenazah kemudian disemayamkan di rumah duka sebelum diberangkatkan menuju Jakarta untuk mendapatkan penghormatan terakhir melalui upacara pemakaman militer secara resmi.

Subagyo HS dikenal sebagai sosok yang memiliki karier cemerlang di lingkungan militer. Ia tercatat pernah menjabat sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus pada periode 1994 hingga 1995. Kepemimpinannya di TNI Angkatan Darat pun sangat menonjol karena ia dipercaya menjabat sebagai KSAD melintasi tiga era kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, yakni di bawah masa jabatan Presiden Soeharto, BJ Habibie, hingga era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Seluruh rangkaian upacara di TMP Kalibata ditutup dengan kegiatan tabur bunga serta peletakan karangan bunga oleh pihak keluarga dan para pejabat yang hadir. Doa bersama dipanjatkan dengan khusyuk untuk mengiringi peristirahatan terakhir mendiang. Kepergian Subagyo HS meninggalkan kesan mendalam bagi keluarga besar TNI atas integritas dan loyalitas yang telah ia tunjukkan sepanjang karier militernya.