kalselupdate.id — Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Suyudi Ario Seto kembali melakukan rotasi jabatan terhadap sejumlah perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) di lingkungan instansi kepolisian. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2414/X/KEP./2026 yang diterbitkan pada 29 Oktober 2026, yang secara resmi merotasi lima personel kepolisian untuk menempati posisi strategis baru.
Dalam mutasi terbaru ini, jabatan Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes) serta Kepala Pusat Keuangan (Kapuskeu) Polri mengalami pergantian pejabat definitif. Rotasi ini merupakan bagian dari agenda rutin organisasi dalam rangka pembinaan karier personel serta upaya penyegaran struktur organisasi guna menjamin kontinuitas dan efektivitas pelaksanaan tugas pokok kepolisian di masa depan.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa setiap penempatan personel telah melalui pertimbangan mendalam terkait kapabilitas, kompetensi, serta rekam jejak masing-masing individu. Hal ini dilakukan agar setiap pejabat yang diberikan amanah mampu menjalankan tugasnya secara optimal sesuai dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi organisasi Polri saat ini.
“Setiap jabatan memiliki tanggung jawab dan tantangan tersendiri, sehingga penempatan personel perlu mempertimbangkan kapabilitas, kompetensi, dan rekam jejak agar pejabat dapat menjalankan tugas sesuai kebutuhan organisasi,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir.
Dalam rincian mutasi tersebut, Brigjen Nariyana yang sebelumnya menjabat sebagai Karumkit Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri kini diangkat menjadi Kapusdokkes Polri. Ia menggantikan posisi Irjen Asep Hendradiana yang dimutasi menjadi pati Pusdokkes Polri dalam rangka memasuki masa pensiun. Sementara itu, jabatan Karumkit Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri kini dipercayakan kepada Brigjen Syamsul Bahar, yang sebelumnya bertugas sebagai pati Bareskrim Polri dalam penugasan di Badan Narkotika Nasional (BNN).
Perubahan posisi juga terjadi pada jabatan Kapuskeu Polri yang kini dijabat oleh Kombes Ikhlas Putro Wasono. Sebelumnya, Kombes Ikhlas menjabat sebagai Kabid APK Puskeu Polri. Ia menggantikan Irjen Lukas Akbar Abriari yang dimutasi menjadi pati Puskeu Polri dalam rangka purnatugas atau pensiun. Pergantian ini menandai berakhirnya masa bakti pejabat lama yang telah memberikan kontribusi panjang bagi institusi.
Irjen Johnny Eddizon Isir menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pejabat yang memasuki masa pensiun atas segala dedikasi dan pengabdian yang telah mereka berikan selama bertugas. Ia menegaskan bahwa pengalaman serta kontribusi yang telah diberikan para perwira tinggi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian selama ini, sehingga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi personel lainnya.
Bagi para pejabat yang baru dilantik, Polri menekankan pentingnya untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru guna mengakselerasi program-program kerja yang sedang berjalan. Kepercayaan yang telah diberikan oleh pimpinan organisasi harus dijawab dengan dedikasi tinggi, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta kinerja nyata yang mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat luas.
Langkah rotasi ini sekaligus menjadi bagian dari proses pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Polri yang berkelanjutan. Dengan adanya pergantian pucuk pimpinan di direktorat-direktorat krusial ini, diharapkan organisasi dapat tetap dinamis dalam menjawab tuntutan tugas kepolisian yang semakin kompleks di masa mendatang. Seluruh pejabat baru diminta untuk segera melakukan koordinasi internal demi memperkuat pelaksanaan tugas di satuan kerja masing-masing.


