kalselupdate.id — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil membalikkan keadaan dengan ditutup menguat 0,31 persen ke level 5.282,31 pada perdagangan hari Rabu, 28 Oktober 2026. Kenaikan ini sekaligus mengakhiri tren pelemahan indeks yang telah terjadi selama dua hari berturut-turut sejak awal pekan ini.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Aktivitas perdagangan di bursa mencatatkan volume transaksi sebesar 321,86 juta lot saham. Nilai transaksi harian yang tercipta mencapai Rp14,56 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 1,55 juta kali. Momentum penguatan ini menunjukkan adanya kembalinya kepercayaan pelaku pasar di tengah fluktuasi indeks domestik.

Sentimen positif pasar turut didukung oleh aksi akumulasi dari investor asing yang mencatatkan pembelian bersih atau net foreign buy sebesar Rp664,14 miliar di seluruh pasar. Dana asing tersebut terbagi atas pembelian bersih sebesar Rp257,74 miliar di pasar reguler serta sebesar Rp406,50 miliar di pasar negosiasi dan tunai. Besarnya arus modal masuk ini menjadi indikator kuat kembalinya minat investor terhadap sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Berdasarkan data perdagangan, terdapat sepuluh saham yang menjadi sasaran utama aksi beli investor asing. Sektor perbankan mendominasi daftar saham yang paling banyak dikoleksi, yang mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap kinerja fundamental emiten perbankan nasional di tengah kondisi ekonomi saat ini.

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) mencatatkan nilai beli bersih tertinggi yakni mencapai Rp266,31 miliar, disusul oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dengan nilai Rp234,45 miliar. Selain itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) juga menarik minat asing dengan nilai beli bersih sebesar Rp119,57 miliar.

Daftar saham lain yang turut masuk dalam antrean beli investor asing meliputi PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) sebesar Rp80,97 miliar dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) senilai Rp59,75 miliar. Saham lainnya yang turut dikoleksi adalah PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) senilai Rp48,85 miliar, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) senilai Rp34,60 miliar, serta PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) sebesar Rp32,58 miliar.

Kondisi penguatan IHSG dan aksi beli asing ini memberikan sinyal positif bagi pelaku pasar modal untuk sisa sesi perdagangan pekan ini. Para analis menilai bahwa stabilitas harga pada saham-saham perbankan besar tetap menjadi penopang utama bagi pergerakan indeks di masa depan.