kalselupdate.id — Seorang pengemudi ojek online berinisial HS (56) alias Agus menjalani operasi penanganan patah tulang di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, pada Sabtu (24/10/2026). Korban menderita luka berat setelah ditabrak dan dilindas oleh sebuah mobil listrik jenis BYD dalam insiden kecelakaan beruntun di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/10/2026) sore sekitar pukul 16.48 WIB.
Anak kandung korban, Ewis Hildayani (27), mengonfirmasi bahwa ayahnya telah mendapatkan penanganan medis intensif berupa tindakan pembedahan. Berdasarkan keterangan medis yang diterima pihak keluarga, korban mengalami cedera serius berupa patah tulang pada kaki bagian kiri serta kerusakan pada struktur tulang belakang akibat hantaman keras kendaraan tersebut.
“Tulang belakang katanya remuk, sama tulang kaki kiri, katanya patah. Tadi siang dibedah, dioperasi,” kata Ewis di kediamannya di Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Banten.
Ewis menjelaskan bahwa dirinya pertama kali memperoleh kabar mengenai musibah yang menimpa sang ayah pada Jumat malam sesaat setelah peristiwa terjadi. Korban yang saat itu baru tiba di RS Fatmawati sempat melakukan panggilan video dengan pihak keluarga untuk memberikan kabar, sebelum akhirnya rekan-rekan sesama pengemudi ojek online melanjutkan penjelasan mengenai kondisi fisiknya yang parah.
Keluarga menyatakan bahwa Hasan Syukur merupakan perantau asal Serang yang mengadu nasib di Ibu Kota demi menopang kehidupan rumah tangga. Sebagai anak tunggal, Ewis menetap di Banten bersama dua anaknya, sementara Hasan bekerja di Jakarta bersama istri dan menantunya, dengan rutinitas pulang ke kampung halaman setiap satu hingga dua bulan sekali.
Peristiwa kecelakaan lalu lintas ini ditangani secara intensif oleh Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya. Kepala Seksi Kecelakaan Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Kharisma Arbita Bangsa, memaparkan bahwa kecelakaan beruntun tersebut bermula dari satu unit mobil BYD berpelat nomor B-1220-KDP yang melaju pesat dari arah selatan menuju utara di Jalan Panglima Polim.
Kendaraan roda empat yang dikemudikan oleh seorang pria berinisial S (46) tersebut secara tiba-tiba kehilangan kendali dan menabrak bagian belakang mobil Honda Brio bernomor polisi B-2967-NGY yang sedang melaju searah di depannya. Benturan keras tersebut menyebabkan mobil BYD mengalami oleng ke arah kiri jalan secara mendadak.
Setelah hilang kendali ke sisi kiri, kendaraan tersebut langsung menghantam sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi A-3867-DD yang sedang dikendarai oleh korban Hasan Syukur. Tak berhenti di situ, mobil BYD juga menyenggol satu unit mobil Wuling berpelat B-1835-ERZ yang melintas di sekitar lokasi kejadian.
Laju kendaraan BYD tersebut baru terhenti sepenuhnya setelah melompat naik ke atas trotoar jalan dan menabrak dua unit mobil lainnya yang sedang dalam kondisi terparkir di pinggir jalan. Akibatnya, kecelakaan berantai ini melibatkan total empat unit mobil dan satu unit sepeda motor, serta merusak fasilitas umum di kawasan Kebayoran Baru.
“Korban mengalami luka pada kaki kiri patah, dan lecet-lecet. Mendapat perawatan di RS Fatmawati,” tegas Kompol Kharisma Arbita Bangsa saat memberikan keterangan resmi mengenai penanganan awal para korban.
Hingga saat ini kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti pengemudi mobil BYD tersebut hilang kendali hingga memicu kecelakaan lalu lintas hebat di kawasan sibuk Jakarta Selatan tersebut. Pihak kepolisian juga telah mengamankan barang bukti berupa kendaraan yang terlibat guna pemeriksaan teknis dan penyidikan hukum lebih lanjut.


